Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis RS Dibuka, Ini Persyaratannya!


Berita Lansia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit.

2024-08-30 20:03:03

Geriatri.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit. Program ini untuk meningkatkan akses dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia,

Melalui program ini, Rumah Sakit Pendidikan dijadikan sebagai Penyelenggara Utama (RSP-PU). Tujuan utamanya mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai wilayah.

Peluncuran program ini merupakan bagian integral dari upaya transformasi kesehatan yang diusung Kemenkes, khususnya dalam memperkuat pilar pelayanan rujukan dan pengembangan sumber daya manusia. 

Sistem pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit akan berjalan paralel dengan sistem berbasis universitas sehingga diharapkan dapat mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan.

Dalam program ini, pendidikan dokter spesialis akan dilakukan langsung di RSP-PU. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Sistem ini diharapkan dapat menciptakan distribusi dokter yang lebih merata hingga ke level kabupaten dan kota.

"Ini adalah terobosan kami agar distribusi dokter bisa lebih dinamis, sampai nantinya ke level kabupaten dan kota," ujar Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg. Arianti Anaya dikutip dari laman Kemenkes. 

drg. Arianti mengatakan peserta yang mengikuti program ini akan mendapatkan berbagai kemudahan di antaranya pembebasan biaya kuliah, status sebagai pegawai di RSP-PU, serta bantuan biaya hidup berkisar antara Rp5.000.000 - Rp10.000.000 per bulan.

Dengan adanya program ini, Kemenkes berharap dapat menjawab tantangan distribusi dokter spesialis di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh pelosok negeri.

Pada periode pendaftaran pertama tahun ini, PPDS berbasis rumah sakit menerima 52 peserta didik untuk enam program studi di berbagai rumah sakit.


- RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita: Program Studi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (10 kuota)

- RS Pusat Otak Nasional: Program Studi Neurologi (10 kuota)

- RS Ortopedi Soeharso: Program Studi Orthopaedi dan Traumatologi (10 kuota)

- RS Anak dan Bunda Harapan Kita: Program Studi Kesehatan Anak (8 kuota)

- RS Mata Cicendo: Program Studi Kesehatan Mata (8 kuota)

- RS Kanker Dharmais: Program Studi Onkologi Radiasi (6 kuota)

Persyaratan calon peserta didik

- Dokter umum dengan pengalaman kerja klinis minimal satu tahun (tidak termasuk masa internship)

- Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku

- Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) aktif yang berlaku minimal satu tahun (tidak termasuk masa internship)

- Usia maksimal 35 tahun

- Memiliki akun SATUSEHAT SDMK

- Berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau non-PNS

- Bersedia ditempatkan pasca-pendidikan, yaitu PNS akan kembali ke daerah tugas asal dan non-PNS ditempatkan di daerah prioritas atau Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) sesuai kebutuhan yang ditetapkan oleh Kemenkes

“Persiapkan diri dengan baik, siapkan dan lengkapi dokumen yang dibutuhkan, dan yang terpenting juga perhatikan tanggal tanggal penting,” kata drg. Arianti.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Pendaftaran dibuka 12 Agustus - 8 September 2024, yang mencakup pembuatan akun, pengunggahan dokumen, dan pengajuan berkas. 

Verifikasi dan pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 30 September 2024.***

*Ilustrasi - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit.(Dok.Kemenkes)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026