
Geriatri.id - Usia lanjut adalah fase terakhir dalam siklus kehidupan manusia. Pada tahap ini, menjaga kesehatan mental menjadi sangat penting bagi lansia.
Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami berbagai perubahan hidup yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka secara signifikan.
Menurut World Health Organization (WHO), lansia lebih rentan mengalami kejadian buruk yang mempengaruhi kesehatan mental mereka.
Kejadian buruk itu seperti kehilangan orang tercinta, penurunan pendapatan, dan berkurangnya tujuan hidup.
Selain itu, lansia mengalami penurunan fungsi tubuh secara berkelanjutan seiring dengan bertambahnya usia.
Perubahan ini dapat menciptakan tekanan psikologis yang memperburuk kondisi mental mereka.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Carlos Augusto de Mendonca Lima dan Gabriel Ivbijario dalam Mental Health and Wellbeing of Older People: Opportunities and Challenges (2013) menekankan masalah kesehatan mental dapat berdampak besar pada kemampuan lansia dalam menjalani aktivitas keseharian mereka.
Masalah-masalah kesehatan itu dapat mengurangi kemandirian, dan kualitas hidup lansia.
Menurut Medline Plus, ada beberapa tanda peringatan gangguan mental pada lansia yang perlu diwaspadai.
Beberapa di antaranya termasuk perubahan suasana hati secara ekstrem, perubahan kebiasaan makan dan tidur, serta menarik diri dari orang-orang dan aktivitas yang biasa dilakukan.
Lansia yang mengalami gangguan mental umumnya merasa bingung, pelupa, mudah marah, khawatir, atau takut tanpa alasan jelas.
Selain itu, mereka juga mudah tersinggung dan menjadi lebih agresif.
Menjaga kesehatan mental lansia bukan hanya penting untuk mencegah gangguan mental, tetapi juga memastikan mereka dapat menikmati masa tua dengan kualitas hidup yang baik.
Tanpa mental yang sehat, lansia menjadi lebih rentan terhadap penyakit mental, seperti stres, depresi, gangguan tidur, kecemasan, demensia, hingga Alzheimer.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Kondisi-kondisi seperti ini tidak hanya merusak kualitas hidup lansia tetapi juga membuat mereka semakin tergantung kepada orang lain, mengurangi kemandirian, dan memperburuk kondisi fisik yang sudah menurun
Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar, serta akses terhadap layanan kesehatan mental yang memadai, sangat penting dalam membantu lansia menjalani kehidupan dengan lebih baik.***
*Ilustrasi - Penting menjaga kesehatan mental lansia.(Pexels)
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri