
Geriatri.id - Pemerintah Kabupaten Tuban, melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, menggelar program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Program bertujuan membantu lansia tetap produktif, mandiri dan bugar di usia senja.
Kepala Dinkes P2KB Tuban, Esti Surahmi mengatakan Selantang dirancang untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan serta menjaga kesehatan lansia di usia senja.
“Sekolah Lansia Tangguh atau Selantang memiliki tujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan dari lansia, serta meningkatkan kesehatan dari lansia,” ujar Esti, dikutip dari laman Pemkab Tuban, Kamis 15 Agustus 2024.
Program Selantang dibagi menjadi tiga standar pembelajaran, mencakup sejumlah pertemuan dengan materi berbeda.
Standar 1, terdapat 10 pertemuan membahas konsep penuaan, tujuh dimensi lansia tangguh, pencegahan penyakit seperti diabetes melitus, hipertensi, dan stroke, serta terapi spiritual (terapi syukur), demensia, gangguan psikologis, osteoporosis, gangguan kognitif, panduan gizi, dan olahraga untuk lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Standar 2 mencakup 10 pertemuan yang fokus pada terapi akupresur dan massage untuk lansia, penyakit paru-paru, gangguan psikologis, penanggulangan bencana, dan kewirausahaan dan berbagai terapi pada lansia.
Standar 3 terdiri 10 pertemuan kegiatan praktik untuk pengukuran aktivitas kehidupan sehari-hari, vokasional kewirausahaan lansia, mencegah kesepian pada lansia serta terapi pada lansia.
Dikatakan Esti, saat ini program Selantang tengah berlangsung di dua desa di Kecamatan Semanding, yaitu Desa Prunggahan Kulon dan Tegalagung.
“Di Desa Prunggahan Kulon sudah mencapai standar 3, sedangkan di Desa Tegalagung baru berjalan standar 2,” jelasnya.
Pada kesempatan berbeda, Kepala Desa Tegalagung, Sutomo, meapresiasi pelaksanaan program ini di desanya.
Dia menilai Selantang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
“Kami sangat mendukung program ini, karena para lansia di desa kami bisa tetap aktif, sehat, dan terlihat gembira,” tandasnya.***
*Pemkab Tuban melalui Dinkes P2KB Tuban menggelar program Sekolah Lansia Tangguh.(Foto:Pemkab Tuban)
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri