
Geriatri.id - Setiap orang, termasuk lanjut usia (lansia) membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur per malam untuk menjaga kesehatan yang optimal. Namun banyak lansia) mengeluhkan kesulitan tidur nyenyak di malam hari.
Meski merasa mengantuk lebih awal, mereka sering terbangun tengah malam atau tidur dengan rasa gelisah.
Hal ini bisa menjadi masalah serius karena kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental lansia.
Berikut ini beberapa penyebab utama lansia sulit tidur nyenyak di malam hari.
1. Kebiasaan tidur yang buruk
Kebiasaan tidur yang tidak teratur, seperti tidur dengan TV menyala atau jadwal tidur berubah-ubah, bisa menyebabkan gangguan tidur pada lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Lingkungan tidur yang kurang kondusif, seperti kamar terlalu terang atau suara berisik dapat mengganggu kualitas tidur.
Karena itu, penting untuk menciptakan kamar tidur yang nyaman, tenang, dan gelap agar tidur lansia lebih nyenyak.
2. Kondisi medis yang mengganggu
Banyak lansia mengalami kondisi medis yang dapat mengganggu tidur. Sering buang air kecil, nyeri akibat radang sendi, dan penyakit lainnya dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak.
Jika kondisi medis ini mengganggu tidur, penting untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.
3. Efek samping obat-obatan
Lansia cenderung mengonsumsi lebih banyak obat dibandingkan orang yang lebih muda. Kombinasi berbagai obat dan efek sampingnya bisa menjadi penyebab utama gangguan tidur.
Jika obat yang dikonsumsi dirasa mengganggu tidur, konsultasikan dengan dokter.
4. Kurang aktivitas fisik
Sebagian lansia merasa faktor usia menjadi alasan untuk tidak lagi aktif berolahraga. Padahal, olahraga penting dalam meningkatkan kualitas tidur.
Aktivitas fisik ringan disesuaikan dengan kondisi tubuh, seperti berjalan kaki, aerobik ringan, atau tai chi, bisa membantu lansia tidur lebih nyenyak.
Olahraga juga membantu mengurangi stres dan kecemasan, yang sering menjadi penyebab gangguan tidur.
5. Stres dan perubahan hidup
Perubahan besar dalam hidup, seperti pensiun, kehilangan orang yang dicintai, atau harus pindah dari rumah bisa menyebabkan stres pada lansia.
Stres ini sering kali mengganggu tidur karena suasana hati kacau dan pikiran terus berputar.
Lansia perlu memiliki dukungan sosial yang baik, seperti teman atau keluarga, untuk berbagi cerita dan meringankan beban pikiran mereka.
6. Gangguan tidur spesifik
Gangguan tidur seperti Restless Legs Syndrome (RLS) dan sleep apnea lebih sering terjadi pada lansia.
RLS adalah kondisi yang menyebabkan dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki, terutama saat berbaring atau tidur.
Sedangkan sleep apnea adalah gangguan pernapasan yang menyebabkan henti napas sementara selama tidur.
Kedua kondisi ini bisa sangat mengganggu tidur dan memerlukan penanganan medis khusus.
7. Kurang paparan sinar matahari
Sinar matahari berperan penting dalam mengatur produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur-bangun.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Kurangnya paparan sinar matahari bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh, sehingga menyebabkan kesulitan tidur di malam hari.
Coba untuk mendapatkan setidaknya dua jam paparan sinar matahari setiap hari, atau biarkan tirai terbuka di siang hari agar cahaya matahari masuk ke dalam rumah.***
*Ilustrasi - Penyebab gangguan tidur pada lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri