
Geriatri.id - Menua atau menjadi tua adalah sebuah peristiwa alamiah yang tak bisa dihindari. Itulah proses yang pasti dilalui setiap manusia.
Adapun orang yang sudah lansia (lanjut usia) yaitu yang berumur di atas 60 tahun, relatif rentan mengalami penyakit.
Salah satu ‘sumber’ penyakit yang muncul biasanya dikarenakan makanan yang dikonsumsi pada saat masih muda.
Kebanyakan orang tidak terlalu memikirkan efek dari makanan yang dikonsumsinya terhadap kesehatan. Efeknya terasa begitu usia sudah mulai senja.
Karena itu, untuk menjadi lansia yang sehat perlu kedisiplinan dalam menerapkan gaya atau pola hidup sehat.
Selain itu, rutin mengontrol kondisi kesehatan, aktif berolah raga, istirahat yang cukup, dan sebagainya.
Nah, ketika lansia sakit, ia tentunya membutuhkan perhatian dari lingkungan terdekat atau anggota keluarganya.
Kendalanya, tidak semua orang mengerti dan paham cara merawat lansia. Di sisi lain, merawat lansia butuh keikhlasan dan kesabaran.
Berita lainnya:
3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?
Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan
Perhatikan kondisi lansia
Merawat orang tua yang sudah kakek nenek ini tentu harus berdasarkan kondisinya.
Ada yang disebut lansia sehat, lansia sakit dan lansia/pasien geriatri.
Untuk merawat lansia sehat, hal yang perlu diperhatikan adalah memantau pola hidup sehat.
Misalnya, memerhatikan asupan makanannya, menjaga pola istirahat, dan mengajak berolah raga.
Selain itu, ajak pula lansia sehat ini untuk melakukan kontrol secara teratur.
Dengan begitu, bila terdeteksi mengalami penyakit, bisa segera ditangani sejak awal.
Jadi untuk merawat lansia yang sehat, jaga agar tetap sehat dan mencegah agar tidak mengalami sakit.
Lalu pada lansia yang sakit, umumnya mereka sudah tak berdaya atau kekuatan fisiknya sudah lemah. Kondisinya renta sehingga lebih cepat sakit.
Kategori lainnya, yaitu lansia atau pasien geriatri umumnya mengalami beberapa kondisi masalah kesehatan.
Misalnya, demensia, depresi, kekurangan gizi dan sebagainya.
Nah, agar lansia tetap dalam kondisi sehat, peran keluarga menjadi kunci utama.
Adanya dukungan penuh dari seluruh anggota keluarga menjadi penting bagi seorang lansia.
Berikut poin yang harus disadari dan diperhatikan ketika merawat orang tua yang sudah lansia:
1. Limpahkan rasa kasih sayang
Lansia membutuhkan limpahan kasih sayang dari orang terdekatnya.
Dengan demikian, ia tak merasa sendirian, tak diabaikan, terhibur dan merasa dipedulikan.
2. Lipatgandakan kesabaran
Merawat lansia memang harus penuh kesabaran. Ingat bahwa fase usia lansia, sama seperti fase anak-anak balita.
Bahkan, perilakunya pun terkadang tidak jauh sama seperti kanak-kanak.
Apalagi bila kita merawat orang tua lansia yang sedang sakit. Butuh ekstra sabar dan perhatian.
Hindari perlakukan kasar dan pengabaian terhadap lansia karena justru akan menganggu kondisi mental atau psikologisnya juga.
Alhasil, permasalahan justru semakin besar dan meluas.
3. Berikan motivasi
Tak kalah penting, terus berikan motivasi apda orang tua untuk melawan dan menghadapi penyakit yang dialaminya.
Berikan semangat bahwa ia akan sembuh. Berikan keyakinan untuk bisa pulih kembali.
Dengan begitu, diharapkan lansia akan kembali semangat menghadapi hidupnya dan berjuang menghadapi penyakit.
Penting kita ketahui, penyakit yang dialami lansia tidak melulu disembuhkan oleh obat-obatan. Bahkan, dengan limpahan kasih sayang dari anggota keluarga bisa menjadi motivasi yang mendorong proses penyembuhan penyakit yang dialaminya.***
Hilman H/ Foto : freepik.com
Narasumber ahli:
DR. Dr. Czeresna Heriawan Soejono, SpPD-K-Ger, Mepid, FACP, FINASIM
Divisi Geriatri, Ilmu Penyakit Dalam FKUI – RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta
Video Lansia:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri