
Geriatri.id - Rambut berwarna putih atau uban sering kali dikaitkan dengan penuaan. Namun, ada orang mengalami pertumbuhan uban lebih cepat dari yang seharusnya. Kapan sebenarnya uban dianggap tumbuh terlalu dini?
Biasanya, orang Asia mulai beruban pada akhir usia 30-an. Rambut yang memutih sebelum usia tersebut dapat dianggap tumbuh terlalu dini.
Warna rambut dipengaruhi zat pewarna dalam folikel rambut yang disebut melanin. Ada dua jenis melanin yaitu eumelanin dan pheomelanin.
Rambut akan berwarna lebih gelap jika eumelanin lebih dominan. Tingkat melanin dalam tubuh seseorang dapat berubah seiring waktu yang menyebabkan rambut berubah warna.
Kondisi yang memengaruhi warna rambut
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Ada banyak anggapan bahwa stres dapat mempercepat faktor penuaan, termasuk tumbuhnya uban lebih dini.
Meski beberapa kasus mendukung anggapan tersebut, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat.
Berikut beberapa kondisi yang dapat memengaruhi terbentuknya uban:
1. Faktor usia
Secara alami, perubahan warna rambut menjadi abu-abu atau putih terjadi seiring dengan pertambahan usia, disebut achromotrichia.
Produksi melanin berkurang seiring bertambahnya usia, menyebabkan munculnya uban.
Biasanya perubahan warna dimulai dari rambut di dalam hidung, kepala, jenggot, kemudian rambut di bagian tubuh lain, dan terakhir rambut pada alis mata.
2. Genetik
Penyebab tumbuhnya uban ini tidak bisa dielakkan. Orang yang rambutnya sudah memutih meski usianya masih muda bisa jadi disebabkan faktor genetik.
Jika orang tua atau kakek-nenek mengalami hal yang sama saat muda, kemungkinan besar anaknya juga akan mengalaminya.
3. Kondisi kesehatan
Beberapa penyakit tertentu bisa menjadi penyebab tumbuhnya uban.
Kondisi bawaan atau kelainan genetik seperti albino, di mana seseorang memiliki sedikit atau tidak memiliki pigmen pada rambut, mata, dan kulit sehingga terlihat putih atau pucat, dapat menyebabkan uban.
Selain albino, vitiligo juga dapat menyebabkan rambut dan kulit kehilangan pigmen warna.
Masalah pada kelenjar pituitari atau tiroid juga bisa menyebabkan uban, meski setelah kondisi tersebut teratasi, warna rambut bisa kembali normal.
Kekurangan nutrisi, seperti vitamin B12 atau anemia pernisiosa, serta sindrom Werner, juga bisa menyebabkan uban di usia muda.
3. Merokok
Merokok dapat menjadi faktor penyebab tumbuhnya uban. Ada penelitian yang mengungkapkan hubungan antara merokok dengan tumbuhnya uban di usia kurang dari 30 tahun.
4. Pengobatan
Pasien yang menjalani radioterapi terkadang mengalami perubahan warna rambut menjadi putih, namun warna rambut bisa kembali normal beberapa waktu kemudian.
5. Mengatasi uban
Hingga saat ini, belum ada produk yang terbukti secara ilmiah mampu memperlambat atau mencegah pertumbuhan uban, mulai dari suplemen, vitamin, protein, atau pola makan tertentu.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Jika merasa tidak nyaman dengan uban, salah satu pilihannya adalah menggunakan pewarna atau cat rambut. Namun gunakan produk pewarna rambut yang tepat dan aman serta hindari mewarnai rambut terlalu sering.
Jika merasa pertumbuhan uban yang dialami tidak normal, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***
Sumber: ners.unair.ac.id
*Ilustrasi - Rambut berwarna putih atau uban sering kali dikaitkan dengan penuaan.(Pixabay)
Untuk Informasi lain seputar rambut uban KLIK DISINI
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri