Studi: Bermain Musik Minimalisir Risiko Demensia di Usia Lanjut


Berita Lansia - Aktivitas bermain musik memberikan stimulasi yang berkelanjutan pada otak, yang dapat membantu menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

2024-08-03 15:55:41

Geriatri.id - Demensia adalah kondisi yang mempengaruhi ingatan, pemikiran, dan kemampuan sosial seseorang hingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Namun, penelitian menunjukkan bahwa hobi seperti bermain musik dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan demensia.

Bermain musik melibatkan berbagai aspek kognitif, termasuk memori, perhatian, dan koordinasi tangan-mata. Menurut Harvard Health, aktivitas-aktivitas ini memberikan stimulasi yang berkelanjutan pada otak, yang dapat membantu menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Journal of Neuroscience melaporkan bahwa belajar dan bermain musik dapat meningkatkan neuroplastisitas, yang dapat membantu otak tetap adaptif dan sehat, mengurangi risiko demensia. Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk membentuk dan mengatur koneksi sinaptik. 

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Lansia di Musim Panas

Musik memiliki efek terapeutik yang dapat mengurangi tingkat stres dan depresi, dua faktor yang diketahui berkontribusi terhadap perkembangan demensia. Bermain musik dapat meningkatkan mood dan kesejahteraan emosional, yang penting untuk kesehatan otak.

Penelitian oleh National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa bermain alat musik dapat meningkatkan kemampuan memori dan fungsi kognitif lainnya. Studi ini menemukan bahwa musisi cenderung memiliki memori yang lebih baik dan kemampuan berpikir yang lebih tajam dibandingkan non-musisi.

Bergabung dengan kelompok musik atau band memberikan kesempatan untuk interaksi sosial, yang sangat penting untuk kesehatan mental. Alzheimer's Association menekankan pentingnya interaksi sosial dalam menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko demensia.

Mengambil hobi baru seperti bermain musik di usia lanjut dapat mempromosikan pembelajaran sepanjang hayat, yang menurut American Psychological Association (APA), adalah faktor pelindung penting terhadap demensia.

Hobi bermain musik menawarkan berbagai manfaat kognitif, emosional, dan sosial yang dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan demensia. 

Baca juga: Merokok Penyebab Utama Penyakit Paru Kronis yang Mengancam Jiwa

Dalam jurnal berjudul The Relationship between Playing Musical Instruments and Cognitive Trajectories: Analysis from a UK Ageing Cohort oleh Anne Corbett dkk, dijelaskan adanya hubungan mengejutkan antara musik dan kesehatan otak.

"Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki hubungan ini, temuan kami menunjukkan bahwa mempromosikan pendidikan musik akan menjadi bagian berharga dari inisiatif kesehatan masyarakat untuk mempromosikan gaya hidup yang melindungi kesehatan otak, seperti halnya mendorong orang lanjut usia untuk kembali ke musik di kemudian hari," kata Corbett.


Corbett menyebut keyboard adalah alat musik yang bisa memicu peningkatan kognitif seseorang. Walau begitu, alat musik lainnya seperti gitar, pianika, biola tetap bisa berpengaruh selama memainkannya adalah gaya hidup.

Dengan stimulasi otak yang konstan, peningkatan neuroplastisitas, pengurangan stres, dan peningkatan interaksi sosial, bermain musik menjadi salah satu aktivitas yang sangat disarankan untuk menjaga kesehatan otak di usia lanjut.

*Ilustrasi: Lansia sedang bermain musik. (Pixabay)

Untuk mendapatkan informasi lengkap seputar demensia KLIK DISINI

Video Lansia Terkini: 

 


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026