
Geriatri.id - Kesehatan lanjut usia (lansia) menjadi fokus penting dengan dimulainya upaya kesehatan sejak seseorang mencapai usia 60 tahun. Tujuan utamanya memastikan lansia tetap hidup sehat, berkualitas, dan produktif, sesuai dengan martabat kemanusiaan.
Upaya kesehatan lansia mencakup berbagai aspek termasuk fasilitasi untuk menjaga kebersihan diri dan mengonsumsi gizi seimbang.
Aktivitas fisik secara rutin juga menjadi bagian tak terpisahkan, bersama dengan pentingnya kehidupan sosial yang aktif.
Lansia didorong untuk tetap berkarya dan memiliki lingkungan yang ramah.
Imunisasi untuk mencegah penyakit dan deteksi dini melalui skrining diperlukan dalam menjaga kesehatan lansia.
Selain itu, upaya kesehatan rehabilitatif, seperti pelayanan fisioterapi, psikoterapi dan pemberian obat-obatan, disediakan untuk pemulihan kesehatan.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Upaya kesehatan paliatif juga diberikan untuk mengurangi keluhan, sehingga lansia dapat menjalani akhir kehidupan dengan bermartabat.
Perhatian pada kesehatan fisik dan mental lansia adalah kunci. Lansia perlu mengonsumsi makanan sehat dan seimbang serta menjaga berat badan agar tetap ideal.
Aktivitas fisik teratur, seperti berjalan kaki atau olahraga ringan, penting untuk menjaga kesehatan jantung, paru-paru, otot, dan tulang.
Pencegahan penyakit menjadi krusial mengingat lansia lebih rentan terhadap penyakit seperti jantung, diabetes, dan stroke.
Karena itu, penting bagi lansia untuk menghindari risiko kesehatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan makanan tidak sehat.
Perawatan kesehatan berkala, termasuk pemeriksaan mata, gigi, dan telinga, juga perlu diperhatikan.
Lansia perlu memeriksakan kesehatan secara rutin dan menerima perawatan medis yang diperlukan untuk kondisi kesehatan tertentu.
Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Lansia harus memperhatikan tanda-tanda depresi dan mencari dukungan jika diperlukan.
Lansia yang sehat secara fisik dan mental dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup mereka.
Pentingnya menjaga kesehatan lansia didukung pola hidup sehat, pencegahan penyakit, dan perawatan yang tepat.
Perawatan jangka panjang, yang meliputi pendampingan dan bantuan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari akibat ketidakmampuan fisik, mental, atau intelektual, juga menjadi bagian penting dari perawatan lansia.
Keluarga memegang peran penting dalam mendukung kesehatan lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan, kebugaran, aktivitas fisik, stimulasi kognitif, pemenuhan gizi seimbang, dan pemantauan kesehatan berkala, serta dalam mendukung kehidupan sosial lansia, sangat penting.
Pendampingan lansia yang membutuhkan perawatan jangka panjang menjadi bagian penting dari upaya ini.***
Sumber: Kemenkes
*Ilustrasi - Menjaga kualitas hidup di usia senja.(Pixabay)
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri