
Geriatri.id - Aplikasi Kawal Haji telah dibuka seluas-luasnya untuk jemaah haji dan masyarakat lainnya. Jemaah haji dapat memberikan masukan seputar penyelenggaraan haji melalui aplikasi ini dan juga melalui media sosial.
"Dan kedepannya melalui kawal haji dapat meminimalisir kesalahan (zero mistake)," ujar Direktur Bina Haji Arsad Hidayat saat menjadi narasumber pada kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024 Embarkasi/Debarkasi Jakarta Pondok Gede, dikutip dari laman dki.kemenag.go.id, Selasa 30 Juli 2024.
Menurut Arsad, aplikasi Kawal Haji mendapat respon positif dari jemaah haji yang dinilainya telah pintar dan peka terhadap penggunaan digital.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
"Berdasarkan data, Embarkasi JKG mendapatkan peringkat ketiga dalam hal pemberian masukan di Aplikasi Kawal Haji," katanya.
Arsad meminta Bidang PHU Kanwil dapat berkoordinasi dengan seluruh KUA di provinsi untuk memberikan informasi manasik haji yang update.
"Agar kepala KUA dapat menyosialisasikan kepada jemaah haji terkait pelaksanaan ibadah haji yang update," tegasnya.
Dengan kehadiran aplikasi Kawal Haji, Arsad berharap seluruh jemaah haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede, termasuk jemaah haji lansia dapat menyampaikan keluhan melalui aplikasi tersebut.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
"Keluhan yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti. Dan kita tidak menutup diri, sehingga menjadi terbaik kedepannya," pungkasnya.***
*Pelaksanaan ibadah haji.(Dok.Kemenag)
Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.
Video Lansia Online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri