
Geriatri.id - Anugerah Saparinah Sadli (ASS) kembali digelar tahun ini dengan tujuan memberikan inspirasi kepada masyarakat dan generasi penerus untuk terus bekerja demi terciptanya keadilan gender di Indonesia.
Menariknya, tahun 2024 ini, Anugerah Saparinah Sadli mengusung tema “Kepemimpinan Perempuan Membangun Ekosistem Lansia Berdaya dan Bermartabat”.
Tema ini dipilih karena sejak tahun 2012, Indonesia mulai memasuki era “aging society” atau struktur penduduk menua, yang ditandai dengan meningkatnya komposisi penduduk di atas 60 tahun. Bahkan menurut data BPS 2022, populasi lansia meningkat hingga mencapai 10.48% atau 28.6 juta penduduk.
Saat ini, sekitar 26% lansia di Indonesia tidak memiliki jaminan kesehatan. Perubahan kultur sosial masyarakat juga menyebabkan sistem kekerabatan keluarga besar semakin minimal, membuat banyak lansia hidup sendiri dan terlantar, atau masih harus bekerja keras hingga usia sangat lanjut.
Baca juga: Ini Olahraga yang Baik untuk Lansia Menurut Para Ahli
Perspektif pembangunan yang membagi usia berdasarkan produktivitas menempatkan lansia dalam kategori usia tidak produktif. Hal ini mengakibatkan lansia sering dianggap sebagai beban dan berpotensi didiskriminasi dalam dunia kerja. Padahal, dengan sistem yang memungkinkan, lansia masih berpotensi menjadi penyumbang produktivitas bagi negara.
ASS 2024 mencari perempuan pemimpin dan inovator sosial yang secara konsisten dan berkelanjutan berupaya menciptakan lingkungan dan ekosistem yang mendukung Lansia Berdaya dan Bermartabat.
Diharapkan, melalui penghargaan ini, akan muncul cara pandang baru terhadap lansia dengan perspektif “New Longevity”, di mana setiap warga negara berhak mendapatkan layanan terbaik agar dapat terus berkontribusi pada pembangunan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Pihak panitia ASS 2024, mengundang kalangan media, organisasi masyarakat sipil, profesional, akademisi, swasta, lembaga, dan pemerintah untuk menominasikan calon-calon pemenang Anugerah Saparinah Sadli 2024.
Nominasi dapat diajukan oleh individu, kelompok individu, organisasi, atau lembaga langsung ke Panitia Anugerah Saparinah Sadli 2024 paling lambat 31 Juli 2024.
Kriteria Umum Penerima Anugerah Saparinah Sadli
1. Perempuan.
2. Selama minimal 10 tahun berperan aktif memberikan inspirasi, mempengaruhi masyarakat, dan bekerja untuk kemajuan masyarakat yang pluralis dan inklusif.
3. Belum pernah mendapatkan penghargaan serupa.
4. Diusulkan oleh orang lain atau lembaga yang kredibel.
Kriteria Khusus untuk Anugerah Saparinah Sadli 2024
1. Perempuan dengan kepemimpinan yang bekerja di komunitas lokal atau nasional, atau pemegang jabatan di kantor dinas pemerintahan tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau nasional.
2. Menunjukkan prestasi tinggi dalam bekerja di komunitas atau layanan publik mengatasi tantangan kehidupan lansia melalui perbaikan sistem, pendidikan kritis, layanan dan pendampingan, pelibatan intergenerasi, dan upaya lainnya yang secara langsung berdampak pada perbaikan kehidupan lansia di Indonesia.
Baca juga: Mengenang Rekam Jejak Hamzah Haz Politikus Senior Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-9
Semua nominasi harus disertai data pendukung seperti publikasi media atau data pendukung lainnya.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi email anugerahsaparinahsadli2024@gmail.com dengan u.p Panitia ASS 2024.
Penghargaan dua tahunan ini terinspirasi oleh sosok Saparinah Sadli, seorang perempuan dan akademisi yang menjadi pegiat keadilan gender yang gigih, tekun, dan konsisten dalam berbagai aktivitas di bidang penelitian, pendidikan, serta advokasi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan bagi perempuan.***
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri