Tanya Ahli: Menu untuk Lansia dengan Gangguan Pencernaan dan Gigi Ompong


Berita Lansia - Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses menua adalah asupan makan. Ini karena seluruh aktifitas sel atau metabolisme dalam tubuh memerlukan zat-zat gizi yang cukup. 

2024-07-23 12:10:11

Geriatri.id - Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses menua adalah asupan makan. Ini karena seluruh aktifitas sel atau metabolisme dalam tubuh memerlukan zat-zat gizi yang cukup. 

Sedangkan faktor internal yang mempengaruhi proses menua adalah perubahan biologis, yang pada akhirnya juga dapat mempengaruhi status gizi. 

Masalah gizi pada lansia muncul karena perilaku makan yang salah, yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan. 

Dietisien Geriatri RSUPN Cipto Mangunkusumo, Dhi Ajeng Kusuma Wicitra, S.Gz.,RD menjawab pertanyaan seputar nutrisi untuk lansia dalam Live Streaming Lansia Online (LOL): 'Pola Makan Tepat, Nutrisi Sehat' di YouTube @GERIATRI TV.

Pertanyaan: Menu apa yang direkomendasikan untuk lansia dengan masalah pencernaan dan juga giginya sudah banyak yang tanggal?

Kalau untuk jenisnya sendiri harus seperti yang dianjurkan yaitu lengkap. 

Seperti ada karbohidratnya nasi dan teman-temannya, ada sumber protein hewani , contohnya ada telur, ada daging dan lain-lain. 

Ada nabati, sayur ada buah. Nah itu semuanya harus tetap lengkap.

Kalau untuk gigi tanggal dan pencernaan terganggu, kita sesuaikan lagi jenis dan tekstur yang bisa dikonsumsi atau diasup oleh lansia tersebut. 

Misalnya lunak kita masak lama supaya lebih empuk. Jika itu masih tidak bisa diterima, kita modifikasi dengan cara dicincang, tapi jumlah atau jenisnya tetap harus sama. 

Lauk hewani satu porsi, ayamnya kita cincang. Lauk nabati satu porsi, tempenya kita cincang atau kita ganti sama tahu. 

Terus sayurannya satu porsi kurang lebih 100 gram atau satu mangkok mungkin dagingnya kita masak lebih empuk, kemudian kita cincang sebagai sumber seratnya. 

Buahnya satu porsi, misalnya buah apel, jika tidak bisa (dikonsumsi) kita jus. Bisa jus apel atau buah yang lain, misalnya pepaya dipotong kecil-kecil atau diblender dibuat jus. 

Paling umum untuk lansia yang giginya banyak ompong kita jus. Jadi menu makanannya kita sesuaikan.***   

*Ilustrasi - Buah pepaya.(Pixabay)

Selengkapnya di Video Lansia Online...

 


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026