
Geriatri.id - Tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan saat ini dinilai masih minim. Salah satu penyebabnya adalah mahalnya iuran, terutama bagi keluarga dengan banyak anggota.
Anggota Komisi IX DPR RI Itet Tridjajati meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencari solusi atas kendala kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut.
"Misalnya, dengan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur iuran BPJS Kesehatan ditentukan berdasarkan kemampuan finansial dalam satu keluarga," ujar Itet dikutip dari laman dpr.go.id, Rabu 17 Juli 2024.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mengungkapkan kendala tersebut merupakan kegelisahan masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.
"Banyak masyarakat tidak menjadi anggota BPJS Kesehatan karena harus membayar iuran untuk seluruh anggota keluarganya. Kan jadi mahal. Saya usul agar iuran BPJS ditentukan berdasarkan kemampuan finansial keluarga," katanya.
Dikatakan Itet, rendahnya pendapatan dan ketidakpastian penghasilan seperti yang dialami buruh dan pekerja informal lainnya menjadi salah satu alasan utama rendahnya kepesertaan BPJS Kesehatan.
"Misalnya buruh. Mereka untuk makan sehari-hari saja sudah susah, apalagi diminta membayar BPJS untuk seluruh anggota keluarga. Tentu ini harus ada solusinya. Permasalahan ini rata-rata terjadi di tiap daerah," kata Itet.
Itet meminta Menteri Kesehatan agar segera mengambil langkah konkret untuk menemukan solusi kegelisahan masyarakat itu.
"Menkes harus segera memikirkan hal ini dan membuat kebijakan agar permasalahan kepesertaan BPJS bisa selesai. Bisa juga dibuat otonomi per daerah. Alangkah baiknya jika pemerintah bisa mendengarkan usul ini," harapnya.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Dia mengusulkan jika memungkinkan masyarakat yang menjadi peserta BPJS Kesehatan cukup membayar iuran untuk satu jiwa saja.
"Yang sakit kan tidak mungkin seluruhnya berbarengan. Jadi, cukup bayar satu saja, atau disesuaikan dengan finansial keluarga agar kepesertaan BPJS meningkat," pungkasnya.***
*Ilustrasi - Gedung Kementerian Kesehatan.(Dok.Kemenkes)
Untuk informasi lengkap seputar BPJS Kesehatan lainnya KLIK DISINI
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri