
Geriatri.id - Nutrisi yang tepat sangat penting bagi kesehatan tubuh lansia, termasuk untuk menjaga daya ingat yang mengalami penurunan seiring bertambahnya usia. Banyak lansia yang mengalami penurunan daya ingat, bahkan hingga lupa jalan pulang atau nama anggota keluarganya sendiri.
Tapi risiko gampang lupa di usia senja ternyata bisa diminimalisir dengan memperhatikan asupan nutrisi yang tepat.
Berikut adalah beberapa nutrisi yang dapat membantu meningkatkan daya ingat lansia seperti dilansir dari Home Care:
1. Vitamin E
Vitamin E bermanfaat untuk pikiran dan ingatan lansia. Sebagai antioksidan, vitamin E melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Mengonsumsi vitamin E dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer atau memperlambat perkembangannya bagi yang sudah mengidap.
Baca juga: Ingin Ajak Orang Tua Sudah Lansia ke Luar Negeri? Negara Bebas Visa Ini Bisa Jadi Tujuan
Makanan yang kaya vitamin E seperti bayam, paprika, bluberi, dan alpukat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari guna meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat.
2. Kalsium
Kalsium adalah mineral penting yang membantu menjaga fungsi otak. Kalsium berperan dalam membantu otak dan tubuh berkomunikasi melalui sinyal saraf. Semakin banyak kalsium yang dikonsumsi, semakin baik otak dalam mengatur fungsi neuron, termasuk rangsangan dan pelepasan neurotransmitter.
Ikan salmon, sayuran hijau, yogurt, biji-bijian, dan beberapa jenis keju adalah sumber kalsium yang baik untuk meningkatkan kesehatan otak lansia.
3. Magnesium
Magnesium membantu mengubah vitamin B menjadi bentuk aktifnya, sehingga otak dapat berfungsi dengan efisien. Magnesium juga diperlukan untuk transmisi impuls saraf, dan kekurangan magnesium dapat menyebabkan berbagai masalah neurologis.
Sumber magnesium terbaik termasuk pisang, kacang almond, beras merah, dan cokelat hitam. Menambahkan magnesium dalam diet lansia dapat meningkatkan daya ingat jangka panjang.
Baca juga: Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memilih Panti Jompo untuk Lansia
4. Zinc
Zinc adalah unsur penting bagi fungsi otak lansia dan dapat mengurangi peradangan yang memengaruhi daya ingat. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc atau suplemen zinc dapat memberikan efek perlindungan saraf.
Zinc juga membantu mencegah depresi dan kecemasan, dan kekurangannya dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif seperti demensia, Alzheimer, atau Parkinson.
Dengan asupan nutrisi yang tepat, lansia dapat menjaga kesehatan otak dan daya ingat mereka, sehingga dapat menikmati hidup dengan lebih baik.
*Ilustrasi: Lansia gampang lupa. (Pixabay)
Video Senior Podcast
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri