Manfaatkan ChatGPT, Pensiunan 89 Tahun Bikin 11 Aplikasi iPhone untuk Bantu Lansia


Berita Lansia - Pensiun bukan berarti berhenti bekerja dan berpikir. Contohnya, Tomiji Suzuki yang memanfaatkan masa pensiunnya dengan membuat aplikasi demografi lansia. 

2024-07-18 14:38:53

Geriatri.id - Pensiun bukan berarti berhenti bekerja dan berpikir. Contohnya, Tomiji Suzuki yang memanfaatkan masa pensiunnya dengan membuat aplikasi demografi lansia. 

Suzuki memulai coding saat pensiun. Dia menggunakan ChatGPT untuk menyempurnakan keterampilannya.

Sejauh ini lansia berusia 89 tahun itu telah mengembangkan 11 aplikasi iPhone gratis untuk membantu populasi lansia di Jepang.

Terbaru, dia mengembangkan aplikasi tayangan slide hal-hal yang perlu diingat ketika meninggalkan rumah, mulai dari dompet dan alat bantu dengar hingga kartu registrasi pasien.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Dia terinspirasi untuk membuat aplikasi yang menampilkan suara cucunya, setelah dia menyadari bahwa dia lupa gigi palsunya saat hendak menaiki kereta peluru.

“Hal-hal seperti ini terjadi pada orang lanjut usia,” ujarnya sambil tertawa dikutip dari thestandard.com.hk.

Dia menambahkan usianya sekarang memberikan sebuah keuntungan dalam mengemukakan ide untuk aplikasi ciptaannya.

“Tidak peduli seberapa keras mereka berusaha, saya rasa generasi muda tidak memahami kebutuhan dan harapan para lansia,” katanya.

Suzuki dulunya bekerja di sebuah rumah perdagangan tetapi mengembangkan minat dalam komputasi di kemudian hari. Untuk mendukung minatnya, dia mengambil kursus pemrograman di awal tahun 2010-an.

"Saya suka menciptakan sesuatu," katanya.

"Ketika saya mengetahui saya dapat mengembangkan aplikasi sendiri - dan jika saya melakukannya, Apple akan memasarkannya ke seluruh dunia, begitu saja - rasanya seperti ide yang bagus."


Untuk membantunya membuat aplikasi "Outing Prep Voice Slide Show" yang dirilis pada April 2024, Suzuki menanyakan sekitar 1.000 pertanyaan terkait coding ke ChatGPT.

Dia menggambarkan Chatbot AI generatif sebagai "guru yang hebat" dan bahkan telah menerbitkan buku tentang penggunaannya sebagai mentor pemrograman.

“Jika saya meninggal setahun, atau dua tahun lalu, saya tidak akan menemukan ChatGPT,” katanya.

Aplikasinya yang paling populer adalah "Pee Count Record" yang mendapat 30 unduhan setiap pekannya, meskipun tidak ada pemasaran.

Saat Suzuki menjalani operasi hernia dua tahun lalu, perawat menanyakan berapa kali dirinya buang air kecil.

Dengan jumlah pasien mencapai 12 orang sehari setelah operasi, "Saya tidak dapat mengingatnya tanpa mencatatnya," katanya.

Karena itu, dia memutuskan untuk membuat sebuah aplikasi yang membantu melacaknya.

Etsunobu Onuki (75), mengelola toko alat bantu dengar di pinggiran Kota Tokyo di mana Suzuki adalah pelanggannya. 
Dia menggunakan aplikasi penguatan otot mulut yang dibuat Suzuki yaitu "Latihan A-I-U-Be" setelah pengguna diminta mengeluarkan suara.

“Saya selalu melakukannya sambil duduk di bak mandi,” kata Onuki.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Suzuki mengatakan meski rintangannya tinggi untuk menjadi pengembang aplikasi lansia, namun sangat menyenangkan.  
"Setelah Anda mendalami dunia ini, Anda akan melihat dunia ini sangat menyenangkan."

"Jika Anda tidak memiliki pekerjaan apa pun setelah pensiun, silakan periksa. Anda bisa menemukan diri yang baru," pungkasnya.***

*Ilustrasi - Aplikasi yang dapat membantu kehidupan lansia.(Pixabay)

Video Senior Podcast


 


ARTIKEL LAINNYA

Jangan Lupa: Hari Buku Nasional 2026

Hari Hipertensi Sedunia: Jaga Hidup Lebih Sehat

Minum Air Dingin Menyegarkan? Iya sih, tapi Jangan Kebiasaan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026