
Geriatri.id - Hepatitis B merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan virus Hepatitis B (HBV). Salah satu fakta tentang penyakit ini adalah tidak menyebar melalui makanan, melainkan melalui cairan tubuh seperti darah dan air liur.
Berikut 8 fakta mengenai Hepatitis B yang penting untuk dipahami:
1. Jenis Hepatitis bukan berdasarkan urutan tingkat keparahan
Banyak orang beranggapan jenis Hepatitis A hingga E dibedakan berdasarkan tingkat keparahannya.
Penamaan ini merujuk pada jenis virus penyebab hepatitis, bukan derajat keparahan penyakit.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Hepatitis A dan E umumnya bersifat akut, sedangkan hepatitis B dan C dapat menjadi kronis dan menyebabkan komplikasi serius seperti sirosis atau kanker hati.
2. Tidak menyebar lewat makanan
Virus Hepatitis B tidak dapat menular melalui makanan atau kontak biasa.
Penularan terjadi melalui darah atau cairan tubuh penderita, misalnya penggunaan jarum suntik bersama, atau transfusi darah terkontaminasi.
3. Tidak semua penyakit kuning pasti Hepatitis B
Gejala kuning yang terlihat pada mata atau kulit, tidak selalu menunjukkan Hepatitis B.
Penyakit kuning dapat disebabkan berbagai kondisi lain, seperti sirosis hati, kanker hati atau kelainan darah.
4. Tidak selalu menunjukkan gejala
Banyak penderita Hepatitis, terutama yang mengalami infeksi kronis, tidak menunjukkan gejala.
Jika gejala muncul, bisa berupa hilangnya nafsu makan, mual, demam, atau nyeri otot. Karena itu, penting untuk melakukan skrining Hepatitis B, terutama bagi kelompok berisiko.
5. Bukan penyakit genetik
Hepatitis B tidak tergolong sebagai penyakit genetik. Penularan bisa terjadi dari ibu ke bayi, baik selama kehamilan maupun saat melahirkan.
Bayi dari ibu penderita Hepatitis B perlu mendapatkan suntikan imunoglobulin dan vaksin Hepatitis B dalam 12 jam setelah lahir.
6. Tidak hanya menyerang orang dewasa
Penyakit ini dapat menyerang semua usia termasuk lansia. Infeksi akut pada anak memiliki risiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi Hepatitis kronis, yang dapat berakibat fatal.
7. Lakukan pemeriksaan laboratorium meski belum muncul gejala
Pemeriksaan laboratorium penting untuk mendeteksi Hepatitis B, meski gejala belum muncul. Tes yang dianjurkan meliputi HbsAg, anti-Hbs, dan fungsi hati.
8. Orang dewasa juga dianjurkan vaksinasi
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Vaksin Hepatitis B sangat efektif dalam pencegahan dan dianjurkan untuk semua usia, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi, seperti pengguna obat suntik dan petugas kesehatan.
Dengan memahami fakta-fakta ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan terhadap Hepatitis B.***
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri