Kenali Deretan Pemicu Hilangnya Nafsu Makan pada Lansia


Berita Lansia - Di usia muda, nafsu makan cenderung besar karena kebutuhan akan energi. Namun, seiring bertambahnya usia, banyak orang mengalami penurunan nafsu makan signifikan di usia lanjut.

2024-07-11 08:02:28

Geriatri.id - Di usia muda, nafsu makan cenderung besar karena kebutuhan akan energi untuk pertumbuhan dan aktivitas fisik yang tinggi. Namun, seiring bertambahnya usia, banyak orang mengalami penurunan nafsu makan signifikan di usia lanjut.

Orang lanjut usia (lansia) sering menghadapi tantangan ini. Mereka mungkin enggan makan atau hanya mengonsumsi sedikit makanan. Apa yang mempengaruhi hilangnya nafsu makan pada lansia?

Jika penyebabnya bukan masalah kesehatan atau pengobatan, ada 10 alasan lain yang mungkin membuat lansia enggan untuk makan dikutip dari Daily Caring:

1. Kurang aktivitas fisik

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Rutinitas olahraga dapat merangsang nafsu makan lansia sebelum makan. 

2. Dehidrasi

Kekurangan cairan tubuh bisa menurunkan keinginan lansia untuk makan.

3. Tidak ada rutinitas makan

Jadwal makan yang tidak teratur membuat tubuh lansia sulit bersiap untuk makan.

4. Kesulitan menyiapkan makanan

Lansia yang tinggal sendiri seringkali kesulitan untuk mempersiapkan makanan.

5. Penurunan indra perasa

Kemampuan merasakan rasa makanan menurun seiring bertambahnya usia.

6. Masalah mengunyah dan menelan

Kesulitan dalam mengunyah dan menelan dapat mengurangi nafsu makan pada lansia.

7. Sensitivitas terhadap bau


Beberapa lansia lebih sensitif terhadap bau makanan, yang bisa mengganggu nafsu makan mereka.

8. Depresi dan kesepian

Depresi dan kesepian seringkali berdampak pada hilangnya nafsu makan.

9. Kehilangan kendali

Lansia yang merasa kehilangan kendali dalam hidup mereka, termasuk dalam hal makan, bisa mengurangi nafsu makan.

10. Pengalaman makan tidak menyenangkan

Pengalaman makan yang negatif dapat membuat mereka menghindari makan.

Dalam menjaga kesehatan, penting bagi lansia untuk tetap memperhatikan asupan gizi dengan mengonsumsi antara 1.600 - 2.000 kalori setiap hari, disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Perubahan berat badan dapat menjadi salah satu indikator penting.

Menurut Michelle Saari, ahli diet Geriatri di Winnipeg, Kanada, perubahan berat badan yang konsisten dapat menjadi tanda kurangnya asupan makanan.

Ini dapat diamati dari pakaian mereka yang semakin tidak nyaman saat dikenakan.*** 

*Ilustrasi - Olahraga dapat merangsang nafsu makan lansia.(Pexels)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026