Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Sekjen Kemenkes


Berita Lansia - Penipuan di era digital semakin marak. Bari-baru ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapatkan laporan adanya percobaan penipuan dengan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

2024-06-28 11:05:44

Geriatri.id - Penipuan di era digital semakin marak. Bari-baru ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapatkan laporan adanya percobaan penipuan dengan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Penipu mencoba mengelabuhi calon korbannya melalui kontak WhatsApp atau SMS.

Berdasarkan laporan, penipuan ini dilakukan dengan cara mengirimkan pesan dan menelepon melalui WhatsApp.

Pelaku menggunakan nomor yang memasang foto Sekjen Kunta. Selanjutnya, saat panggilan diangkat penerima, pelaku menanyakan kabar organisasi.

Juru Bicara Kemenkes dr. M Syahril memastikan bahwa hal tersebut dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Dia meminta masyarakat tetap waspada terhadap praktik kejahatan siber yang mungkin terjadi.

“Jangan pernah memberikan informasi pribadi apapun terhadap penelepon. Jika ada keraguan, laporkan atau cek kebenarannya kepada pihak-pihak terkait,” ujar dr. Syahril dikutip dari laman Kemenkes.

Jubir Kemenkes mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan pelaku melakukan percobaan penipuan dengan menggunakan nomor berbeda.

Waspadai penipuan di era digital


Perkembangan teknologi digital seperti pisau bermata dua. Di satu sisi mempermudah aktivitas kehidupan manusia tetapi di sisi lain turut mendorong maraknya penipuan.

Salah satu kelompok yang rentan menjadi korban penipuan digital adalah kalangan lanjut usia (lansia).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat sepanjang Agustus 2018 - 16 Februari 2023 ada 1.730 konten penipuan online. Total jumlah kerugian yang diderita para korban fantastis, mencapai Rp18 triliun.

Sedikitnya terdapat lima jenis penipuan yang marak yaitu berkedok hadiah (36,9%), mengirim tautan atau link (33,8%), penipuan jual beli di platform (29,4%), melalui situs web atau aplikasi palsu (27,4%) dan penipuan berkedok krisis keluarga (26,5%).***

*Ilustrasi - Waspadai penipuan di era digital.(Pixabay)

Berita Terkait:

Tips untuk Lansia Biar Terhindar dari Maraknya Penipuan di Era Digital

Hati-hati Lansia Bisa Jadi Sasaran Penipuan Online

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026