2 Cara Jemaah Haji Lansia dan Risti Ajukan Kepulangan Lebih Cepat


Berita Lansia - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan prioritas kepada jemaah lansia untuk melakukan tanazul atau pengajuan kepulangan lebih cepat dari jadwal yang seharusnya, atau pengunduran waktu pulang. 

2024-06-27 23:42:57

Geriatri.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan prioritas kepada jemaah lansia untuk melakukan tanazul atau pengajuan kepulangan lebih cepat dari jadwal yang seharusnya, atau pengunduran waktu pulang. 

Dalam program tanazul ini, PPIH Arab Saudi memprioritaskan jemaah lansia, terutama jemaah lansia risiko tinggi untuk dapat pulang ke Tanah Air lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Sekarang ini kami dari tusi Lansia, Disabilitas dan PKP3JH (Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji) sedang menyiapkan fase tanazul atau memulangkan terlebih dahulu lansia dan jemaah risti (risiko tinggi),” ujar Kasie Lansia, Disabilitas dan PKP3JH PPIH Daker Makkah, Agus Pribowo, Rabu 26 Juni 2024.

Ada dua cara pengajuan program Tanazul. Pertama, PPIH kloter atau PPIH Arab Saudi bisa menyampaikan beberapa nama jemaah haji yang akan ditanazulkan. 

"Hal ini berdasarkan informasi dari tenaga kesehatan bahwa jemaah dimaksud harus dipulangkan sesegera mungkin oleh karena kondisi kesehatan yang butuh penanganan intensif di Tanah Air," katanya.

Kedua, jemaah haji bisa mengajukan secara tertulis kepada bagian pemulangan di PPIH Daker Makkah maupuh Madinah dengan mencantumkan alasan tanazulnya.

Selanjutnya, PPIH akan memverifikasi alasan yang diajukan, apakah cukup dijadikan sebagai dasar jemaah untuk dapat ditanazulkan atau tidak.

"Jadi lansia yang tercatat pada gelombang dua ini tidak dikirim ke Madinah tapi (langsung) dipulangkan ke Tanah air, karena melihat kondisi fisik dan penyakit lansia," kata Agus.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Rabu, 24 Juni 2024 pukul 00.00 WIB, jemaah haji Indonesia yang sudah pulang ke tanah air 99 kloter dengan jemaah 38.667 orang.

Jadwal kepulangan jemaah haji Indonesia 2024


- 22 Juni – 03 Juli 2024: Pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Indonesia

- 22 Juni 2024: Awal kedatangan jemaah gelombang I di Indonesia

- 26 Juni – 13 Juli 2024: Pemberangkatan jemaah haji gelombang 
II dari Makkah ke Madinah

- 4 – 21 Juli 2024: Pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Indonesia

- 22 Juli 2024, akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Indonesia.

Jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia 2024 per embarkasi

- Embarkasi Aceh (12 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 10-21 Juli, tiba di Indonesia 10-22 Juli.

- Embarkasi Medan (25 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 23 Juni-22 Juli, tiba di Indonesia 23 Juni-22 Juli.

- Embarkasi Batam (28 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-21 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-22 Juli.

- Embarkasi Padang (17 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-11 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-11 Juli.

- Embarkasi Palembang (19 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-15 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-15 Juli.

- Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (65 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-20 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-20 Juli.

- Embarkasi Jakarta-Saudi Airlines (77 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-20 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-21 Juli.

- Embarkasi Kertajati (30 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-21 Juli, tiba di Indonesia 23 Juni-22 Juli.

- Embarkasi Solo (100 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-21 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-22 Juli.

- Embarkasi Surabaya (106 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-21 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-22 Juli.

- Embarkasi Lombok (13 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-8 Juli, tiba di Indonesia 22 Juni-9 Juli.

- Embarkasi Balikpapan (19 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 24 Juni-20 Juli, tiba di Indonesia 25 Juni-20 Juli.

- Embarkasi Banjarmasin (19 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 22 Juni-21 Juli, tiba di Indonesia 23 Juni-19 Juli.

- Embarkasi Makassar (38 kloter): Pemulangan dari Arab Saudi 23 Juni-20 Juli, tiba di Indonesia 23 Juni-20 Juli.***

Sumber:Kemenag

*Jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.(Foto:Kemenag)

Berita Terkait:

Baca Juga: Evaluasi Temuan untuk Cari Solusi Terbaik, Timwas Haji DPR Berencana Bentuk Pansus

Baca Juga: Lakukan Sidak, Ketua Timwas Prihatin dengan Kondisi Tenda Jemaah Haji di Mina

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026