Evaluasi Temuan untuk Cari Solusi Terbaik, Timwas Haji DPR Berencana Bentuk Pansus


Berita Lansia - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Muhaimin Iskandar mengungkapkan serangkaian laporan terkait berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan haji tahun 2024.

2024-06-17 23:20:05

Geriatri.id - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Muhaimin Iskandar mengungkapkan serangkaian laporan terkait berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan haji tahun 2024.

Salah satu permasalahan utama yang dilaporkan adalah tidak berfungsinya air conditioner (AC) di banyak lokasi.

"Ada banyak laporan yang masuk, yang pertama matinya AC di mana-mana," ujar Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar di Mina, Makkah, Arab Saudi, Minggu 16 Juni 2024 malam waktu Arab Saudi dikutip dari laman Kemenag, Senin 17 Juni 2024.

Baca Juga: Ingat, 21 Layanan Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selain masalah AC, Cak Imin menyoroti tenda jemaah haji Indonesia yang melebihi kapasitas (overcapacity).

Tenda yang disediakan, lanjut dia, tidak mampu menampung jumlah jemaah dan tidak dilengkapi dengan kasur memadai. 

"Kemudian overcapacity tendanya, tidak ada kasur. Ini semua harus dikalkulasikan," tandasnya. 
 
Timwas Haji DPR RI juga menemukan penempatan tenda jemaah tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan. 

Pengawasan masih terus dilakukan, terutama saat jemaah melaksanakan prosesi melempar jamrah aqobah di Mina.

Timwas Haji DPR berencana membentuk panitia khusus (Pansus).

Tugas Pansus mengevaluasi temuan-temuan dan mencari solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.


Sebelumnya, Cak Imin mengungkapkan adanya keterlambatan transportasi bus yang membawa jemaah haji dari pemondokan ke Arafah. 

Pengantaran jemaah yang dijadwalkan pada pagi hari mengalami keterlambatan hingga siang dan sore hari.

Hal ini mengganggu kenyamanan dan kelancaran ibadah para jemaah. Beberapa temuan yang diperoleh Timwas akan dievaluasi. 

Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah dan mabit atau menetap di Muzdalifah, jemaah haji mulai melaksanakan lempar jamrah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menetapkan jadwal lempar jamrah pada tanggal 11 Zulhijah. 

Jemaah diimbau untuk melaksanakan lempar jamrah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga: 19 Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan dan Prosedurnya

Jadwal yang telah ditetapkan dari pukul 05.00 - 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS), kemudian dari pukul 11.00 - 17.00 WAS, dan dari pukul 17.00 - 00.00 WAS.

Dengan mengikuti jadwal itu, jemaah diharapkan dapat menyesuaikan waktu lempar jamrah pada sore atau malam hari.

Ini untuk menghindari cuaca panas dan memberikan kenyamanan.***

*Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Muhaimin Iskandar.(Foto:dpr.go.id/Singgih/vel)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Lansia Online

 


 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026