Bermain Sudoko dan Mengisi Teka Teki Silang Baik bagi Lansia


Berita Lansia - Seiring bertambahnya usia dan penurunan berbagai fungsi dan mekanisme tubuh, seorang lansia mengalami berbagai hal terkait kondisi kesehatannya.

2019-12-06 20:46:10

Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia dan penurunan berbagai fungsi dan mekanisme tubuh, seorang lansia mengalami berbagai hal terkait kondisi kesehatannya.

Salah satunya yang sering kita temui pada lansia adalah sering lupa atau pelupa.  

Contoh lain yang juga tampaknya sering terjadi adalah lansia ini menanyakan sesuatu hal yang sama berulang-ulang.  

Pelupa atau sering lupa dalam bahasa awam sering disebut pikun.  Nah, dalam bahasa medis, ada yang disebut dengan demensia. 

Demensia ini merupakan suatu gejala yang diakibatkan oleh penyakit atau kelaianan apda otak. Demensia ini menjadi kondisi yang cukup banyak dialami para lansia.

Sebenarnya, demensia berbeda dengan pikun pada umumnya. Akan tetapi, demensia adalah sebuah kondisi penurunan proses daya ingat dan berpikir yang relative berat dan progresif. Alhasil, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas atau kehidupan sehari-hari sang lansia.

Perlu kita tahu, demensia ini dipicu oleh adanya kerusakan pada sel-sel otak. Nah, sel-sel otak ini tak mampu lagi saling berinteraksi atau berkomunikasi satu sama lain.

Akibatnya, terjadilah gangguan pada proses berpikir dan perilaku, lantaran adanya gangguan pada otak.

Lalu, apa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah demensia ini? Ada beberapa yang bisa lansia lakukan dan penting untuk diperhatikan. 

  • Segera berhenti merokok
  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B dan D
  • Hindari cedera pada kepala
  • Lakukan kegiatan olahraga secara rutin setidaknya 3 kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit.
  • Kendalikan dan kontrol risiko penyakit metabolik, misalnya diabetes, hipertensi, kolestrol tinggi
  • Lakukan kegiatan atau interaksi social
  • Tak kalah penting melakukan brain gym, misalnya bermain scrapbooks, sudoko, bermain catur atau mengisi teka-teki silang.***

(Hilman/foto: freepik.com)

Narasumber:

Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid

Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI)

fkui,rscm,geriatri,gerolontogi,lansia,lanjutusia,usialanjut,lanjut usia,usia lanjut,demensia,sudoku,tekatekisilang

ARTIKEL LAINNYA

Jamu dan Herbal Bukan Andalan Saat "Darurat"

Tips Mengontrol Kolesterol saat Hari Raya Kurban

Ini Tempat Wisata Gratis untuk Lansia di Jakarta

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026