
Geriatri.id - Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan kadar kadar asam urat. Apakah kacang-kacangan termasuk makanan yang dapat meningkatkan kadar kadar asam urat?
Kacang merupakan salah satu makanan yang mengandung purin. Meski begitu kadar purin dalam kacang relatif rendah jika dikonsumsi secara wajar.
Semua jenis kacang umumnya aman dikonsumsi karena kadar purinnya rendah atau kurang dari 50 miligram (mg) per porsi.
Mengonsumsi makanan yang mengandung kacang juga tidak akan meningkatkan kadar asam urat, bahkan justru dapat menurunkan asam urat.
Dikutip dari Livestrong, jenis kacang yang aman dikonsumsi penderita asam urat adalah kacang almond, kacang mete, kacang pistachio, kacang walnut dan kacang macadamia.
Baca Juga: 5 Jenis Ikan yang Perlu Dihindari Penderita Asam Urat
Kandungan purin dalam satu porsi kacang dengan berat sekitar 28 gram, hanya 22 mg.
Dalam porsi yang sama, kacang walnut mengandung 7 mg purin.
Jumlah kandungan purin ini tidak akan meningkatkan kadar asam urat secara signifikan, meski mengonsumsi dua porsi sekaligus.
Bahkan, mengonsumsi kacang almond, dapat menurunkan kadar asam urat.
Beberapa penelitian menunjukkan mengonsumsi 10 gram kacang almond sebelum sarapan setiap hari selama 12 pekan dapat menurunkan kadar asam urat pada penderita jantung koroner.
Selain rendah purin, kacang-kacangan juga mengandung protein dan antiinflamasi yang dapat menggantikan konsumsi daging.
Meski baik untuk penderita asam urat, konsumsi kacang perlu dibatasi karena kandungan kalori dan lemaknya yang tinggi.
Dilansir dari Cleveland Clinic, sebaiknya penderita asam urat tidak makan kacang secara berlebihan, atau tidak lebih dari satu porsi sekali makan.
Ukuran satu porsi kacang dengan berat 28 gram, atau sekitar satu genggam.
Penderita asam urat perlu memperhatikan jenis makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat.
Baca Juga: Kenali Penyebab dan Gejala Asam Urat pada Lansia
Dikutip dari Medical News Today, makanan yang perlu dihindari penderita asam urat adalah protein hewani dengan kandungan purin tinggi.
Contohnya daging sapi, daging kambing, jeroan dan beberapa jenis ikan.
Selain itu, makanan tinggi fruktosa seperti sereal, permen, dan makanan cepat saji.***
Video Lansia
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri