
Geriatri.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menyafariwukufkan 288 jemaah calon haji lanjut usia (lansia) nonmandiri atau tanpa pendamping. Jemaah calon haji lansia itu berasal dari 11 sektor.
"Berdasarkan data yang kami dapatkan dari kepala seksi bahwa jumlah jemaah haji yang akan kita safari hukumkan itu berjumlah 288 itu terdiri dari 11 sektor," ujar Koordinator Safari Wukuf Lansia non Mandiri dr Meldy di Makkah, Rabu, 12 Juni 2024.
Dikutip dari laman Kemenag Kamis, 13 Juni 2024, Kemenag telah menentukan persyaratan jemaah calon haji lansia dan disabilitas yang akan mengikuti safari wukuf lansia nonmandiri.
Pertama, jemaah calon haji lansia dan disabilitas yang tidak mandiri (tirah baring) dalam melakukan aktivitas sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan dasar (makan, minum, mandi, mobilisasi).
Kedua, jemaah calon haji lansia dan disabilitas yang tidak bisa berjalan atau pengguna kursi roda karena sakit yang memerlukan perawatan lebih lanjut.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Ketiga, jemaah calon haji lansia dan disabilitas yang memiliki komorbid penyakit kronis seperti jantung, hipertensi, stroke (sedang-berat).
Keempat, jemaah calon haji lansia dan disabilitas yang pulang setelah mendapat perawatan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dengan kelemahan.
Kelima, jemaah calon haji lansia dan disabilitas sesuai dengan kriteria risiko tinggi yang ditentukan petugas kloter.
Dikatakan Meldy, saat ini jemaah lansia tengah dijemput secara berkala dari hotel pemondokan di tiap sektor ke hotel yang lokasinya dekat dengan KKHI Makkah.
"Fasilitas secara infrastrukturnya di sini kita buat senyaman mungkin seperti di rumah. Sehingga kita memilih hotelnya ini adalah mirip apartemen," jelasnya.
Rencananya, jemaah lansia non mandiri tersebut akan disafariwukufkan pada Sabtu pekan ini. Untuk kelancaran pergeseran dan safari wukuf, jamaah diberangkatkan lebih awal ke hotel transit.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
"Kalau itu dilakukan menjelang H-1 atau H-2, takutnya itu tidak sempat bahkan mungkin akan mengganggu kesehatan mereka," pungkasnya.***
*Jemaah menuju tenda saat wukuf di Arafah, 27 Juni 2023.(Dok.Kemenag)
Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.
Video Lansia Online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri