Jemaah Diminta Persiapkan Kondisi Fisik dan Kesehatan Jelang Puncak Haji


Berita Lansia - Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan awal Zulhijjah 1445 H atau 7 Juni 2024. Dengan demikian, pelaksanaan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah bertepatan dengan 15 Juni 2024.

2024-06-11 21:01:29

Geriatri.id - Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan awal Zulhijjah 1445 H atau 7 Juni 2024. Dengan demikian, pelaksanaan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah bertepatan dengan 15 Juni 2024.

Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) Harun Ar Rasyid meminta jemaah haji untuk mempersiapkan kondisi fisik yang prima. 

"Harapan kami jemaah harus mempersiapkan diri. Jaga fisik dan kesehatan," ujarnya di Mekkah dikutip dari laman Kemenag, Sabtu 8 Juni 2024.

Pada puncak ibadah haji, kata Harun, jemaah akan melakukan serangkaian ibadah fisik. 

Mereka harus berjalan kaki dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

Mereka juga akan berjalan kaki menuju Jamarat untuk melakukan rangkaian kegiatan ibadah haji.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Dia berpesan agar jemaah mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental. 

"Perlu adanya kesiapan-kesiapan mental, fisik, dan juga kesehatan dari jamaah, sehingga bisa melaksanakan jamaah dengan baik," kata Harun.

Suhu di Kota Mekkah saat ini rata-rata di atas 43 derajat. Karena itu, jemaah haji diharapkan bisa menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti topi, kacamata atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.

"Dari segi suhu ya, suhu ini sama seperti tahun-tahun kemarin kelihatan nampaknya sangat panas," kata Harun.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mempersiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan jemaah saat pelaksanaan puncak haji. Berbagai potensi tantangan juga telah dimitigasi sejak awal.

"Kita juga siapkan skenario-skenario untuk melakukan pelayanan dan perlindungan terhadap jemaah kita dengan melakukan berbagai antisipasi," pungkasnya.***

*Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) Harun Ar Rasyid.(Foto:Kemenag)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026