Jemaah Diimbau Tidak Bepergian ke Luar Kota Perhajian


Berita Lansia - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jemaah haji untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota perhajian menjelang puncak haji.

2024-06-06 20:21:24

Geriatri.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jemaah haji untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota perhajian menjelang puncak haji.

Hal itu tertuang dalam surat edaran yang ditujukan kepada jemaah yang telah berada di Makkah maupun yang akan tiba 

Surat sdaran ini diterbitkan seiring dengan kebijakan Pemerintah Saudi yang semakin memperketat pemeriksaan di check point pintu masuk Kota Makkah.

“Karenanya, demi keselamatan dan kenyamanan jemaah, PPIH melalui perangkat kloter, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan petugas lainnya mengimbau jemaah agar tidak keluar Kota Makkah sebelum puncak haji,” ujar Anggota Media Center Kementerian Agama (Kemenag) Widi Dwinanda dalam keterangan resmi Kemenag, Rabu 5 Juni 2024.

Widi mengatakan jemaah yang melaksanakan ziarah ke luar kota perhajian dikhawatirkan akan mendapatkan kendala saat masuk kembali ke Kota Makkah karena pemeriksaan ketat di check point pintu masuk kota.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Selain itu, lanjut dia, ketika ke luar hotel atau ke Masjidil Haram, jemaah agar membawa identitas pengenal berupa smart card, gelang identitas atau paspor.

Dengan demikian, ketika ada pemeriksaan aparat Saudi, mereka dapat menunjukkan identitas lengkapnya, terutama jemaah yang terpisah dari rombongan.

“Mengingat cuaca panas, saat ke luar hotel, jemaah agar selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa topi lebar, payung atau kaca mata hitam untuk menghindari sinar UV matahari, membawa air minum agar tidak dehidrasi,” katanya mengingatkan. 

Hingga Selasa, 4 Juni 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (Was) atau Rabu, 5 Juni 2024 pukul 01.00 WIB, jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 178.324 orang yang terbagi dalam 454 kelompok terbang.

“Jemaah yang wafat berjumlah 43 orang, dengan rincian, wafat di Embarkasi 3 orang, di Madinah 16 orang, di Makkah 22 orang, dan di Bandara 2 orang. Seluruh jemaah wafat akan dibadalhajikan,” pungkasnya.


Pada Rabu 5 Juni 2024 terdapat 17 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji 6.742 orang, akan diterbangkan ke Jeddah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 742 jemaah/2 Kloter

2. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) Sebanyak 1.226 Jemaah/3 Kloter

3. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 Kloter

4. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 Kloter

5. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah/1 Kloter

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

6. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/1 Kloter

7. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) Sebanyak jemaah 1.320/3 Kloter

8. Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 Kloter.***

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

*Jemaah haji di Makkah.(Foto: Dok. Kemenag)

Video Lansia Online

 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026