Kumpulkan Uang Sejak Muda, Petani Lansia 98 Tahun Bisa Naik Haji


Berita Lansia - Meski usianya telah menginjak 98 tahun atau hampir satu abad, semangat Mbah Atmo (panggilan akrab Atmoredjo) untuk menunaikan haji tidak pernah luntur.

2024-06-05 22:51:00

Geriatri.id - Selama persiapan keberangkatan di Embarkasi Solo, Jawa Tengah (Jateng) banyak jemaah haji yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. 

Meski dari kalangan yang mungkin memiliki keterbatasan secara materi, semangat menunaikan ibadah haji begitu membara di hati mereka. 

Bagi mereka, perjalanan spiritual ini adalah impian sejak lama yang akhirnya menjadi kenyataan berkat ikhtiar dan keberkahan.

Atmoredjo merupakan jemaah haji lansia dari Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jateng. 

Meski usianya telah menginjak 98 tahun atau hampir satu abad, semangat Mbah Atmo (panggilan akrab Atmoredjo) untuk menunaikan haji tidak pernah luntur.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

“Saya lahir tahun 1926. Dulu waktu muda sempat ikut romusa selama 2,5 bulan,” ujarnya di Embarkasi Solo dikutip dari laman Kemenag, Rabu 5 Juni 2024. 

Sejak usia muda ketika menjadi seorang petani, dia telah menabung sedikit demi sedikit untuk mewujudkan impiannya berangkat haji ke Tanah Suci. 

Bahkan hingga saat ini, dia masih sehat dan tetap aktif bekerja di sawah dan kebun meski telah berusia senja.

Menurut Mbah Atmo, kunci kesehatannya adalah pola makan sehat, dengan mengonsumsi banyak sayuran dan makanan rebus.

Meski beberapa tahun lalu kehilangan istri tercintanya, Mbah Atmo tidak pernah merasa kesepian. 

Dia masih sering menghabiskan waktu bersama delapan putra dan dua puluh satu cucunya. 

Doa Mbah Atmo saat ini adalah agar dirinya selalu diberikan kesehatan, tidak hanya untuk menyelesaikan ibadah haji di Makkah dan Madinah, tetapi juga melanjutkan hidupnya dengan kualitas semakin baik.


Petani lainnya yang juga naik haji tahun ini adalah pasangan Darminto dan Sri Sukanti.

Keduanya merupakan petani asal Kabupaten Boyolali. Meski usia sudah lanjut, semangat mereka dalam menggarap sawah tidak pernah pudar. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Mereka bersyukur karena dapat mendaftar haji dari hasil pertanian. 

Darminto dan Sri Sukanti juga bersyukur karena meski berangkat di usia lanjut, mereka dapat menunaikan ibadah haji bersama, menjalani perjalanan spiritual sebagai pasangan yang saling mencintai.***

*Atmoredjo merupakan jemaah haji lansia dari Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jateng.(Foto:Kemenag)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026