
Geriatri.id - Alfred Blaschke baru-baru ini memecahkan rekor sebagai orang tertua yang melakukan terjun payung. Selain terjun payung, pria berusia 107 tahun ini juga gemar bermain bowling dan bernyanyi.
Saat bermain golf pada tahun 2014, teman Blaschke mengatakan akan melakukan terjun payung. Dia bertanya kepada Blaschke apakah ingin ikut serta.
“Jadi, saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan memikirkannya,” ujar Blaschke dikutip dari today.com.
“Saya sempat memikirkannya dan saya bilang, ‘Al, umurmu 97, mau lompat apa sekarang? Tunggu sampai umurmu 100 tahun untuk melompat.’ Itu alasan yang sangat bagus, jadi itulah yang saya lakukan.”
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Para penerjun payung sangat bergantung pada cuaca, dan prakiraan cuaca pada 4 Januari 2017 tidak bagus. Namun malam sebelumnya, Blaschke mendapat telepon bahwa penerjunan akan berjalan sesuai rencana.
“Suasananya sedikit lebih dingin dari yang seharusnya,” kenangnya.
Saat kaki Blaschke menyentuh tanah, dia sudah merencanakan langkah berikutnya.
“Saya memiliki cucu kembar dan saya memberi tahu orang-orang pada ulang tahun saya yang ke-100, tepat setelah saya melompat, saya akan melompat lagi ketika cucu kembar saya lulus perguruan tinggi dan itulah yang saya lakukan.”
Bagi Blaschke, lompatan keduanya, tiga tahun setelah lompatan pertama paling istimewa karena ada keterikatan dengan keluarga.
Lompatan ini juga memberinya rekor dunia sebagai orang tertua yang melakukan terjun payung tandem (dia terhubung dengan instruktur terjun payung).
Dia melakukan lompatan ketiga dan terakhir bersama Gubernur Texas Greg Abbott pada 27 November 2023 di usia 106 tahun.
“Itu terjadi karena saya bertemu dengannya setahun sebelumnya dan mengatakan kepadanya bahwa saya orang tertua (yang melakukan terjun payung). Jadi dia bilang akan ikut dengan saya,” ungkap Blaschke.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
“Orang-orang selalu berkata, ‘Apa yang membantu Anda mencapai 107?’ Saya tidak tahu. Saya hanya melakukan apa yang saya lakukan sepanjang tahun, sepanjang hidup saya, dan segala sesuatunya berjalan baik bagi saya. Dan saya menikmati kehidupan yang sangat baik, dan begitulah adanya,” pungkasnya.***
*Ilustrasi - Terjun payung.(Pixabay)
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri