
Geiatri.ID - Ada beberapa alasan mengapa asupan susu penting untuk lansia. Selain sebagai sumber antioksidan, susu membantu mencukupi kebutuhan kalori lansia.
Berikut 6 alasan mengapa susu penting untuk lansia:
1. Menyediakan kalium
Tekanan darah tinggi (hipertensi) kerap terjadi pada lansia. Hipertensi pada lansia dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis, serangan jantung, dan stroke.
Meningkatkan asupan kalium dapat mengurangi risiko hipertensi.
Kecukupan kalium pada lansia harus selalu terpenuhi.
Terlalu sedikit kalium atau potasium dan terlalu banyak sodium dalam darah merupakan faktor risiko hipertensi.
2. Antioksidan
Sebuah studi menemukan hubungan antara asupan susu dengan tingkat antioksidan yang disebut glutathione pada otak lansia. Studi ini diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
Hasil studi menunjukkan partisipan yang minum susu memiliki kadar glutathione lebih tinggi.
Kondisi ini diyakini dapat mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan Alzheimer dan lainnya.
3. Sumber kalsium
Baca Juga: Diperingati Setiap Tahun, Sejarah dan Tema Hari Lanjut Usia Nasional 2024
Susu mengandung kalsium yang tinggi. Kalsium merupakan nutrisi penting untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang.
Selain itu, kalsium dapat membantu mencegah osteoporosis, terutama pada wanita lansia.
Satu cangkir susu tanpa lemak mengandung hampir 300 miligram (mg) kalsium. Jumlah ini hampir setengah dari asupan harian yang direkomendasikan untuk lansia.
4. Sumber vitamin D
Minum susu secara rutin bermanfaat untuk kesehatan lansia. Susu merupakan sumber vitamin D untuk meningkatkan asupan kalsium. Selain itu, susu mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang.
Kekurangan vitamin esensial bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada lansia.
5. Sumber tambahan kalori
Manfaat mengonsumsi susu pada lansia dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Seiring bertambah usia, umumnya nafsu makan lansia menurun, ditambah kemampuan memasak yang tidak lagi sama.
6. Tambahan protein
Susu juga merupakan sumber protein yang baik. Protein adalah nutrisi penting untuk lansia karena membantu melindungi tubuh dari kehilangan kekuatan otot.
Cara memilih susu untuk lansia
1. Cermati dan pelajari kandungan gizi. Caranya dengan membaca label pada kemasan produk.
2. Perhatikan apakah ada kandungan gula tambahan.
Pilih produk mengandung vitamin dan mineral tambahan, terutama untuk pengganti susu.
Memilih susu fortifikasi untuk memastikan lansia mendapatkan nutrisi penting bagi tubuh.
Pilih juga susu tanpa lemak atau rendah lemak (1%). Mengonsumsi susu berlemak dapat menyebabkan obesitas dan penyakit jantung.
Produk susu mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan lansia.
Kandungan itu penting untuk membantu mempertahankan kekuatan tulang, kekuatan otot, dan menghindari osteoporosis.
Karena itu, penting merawat dan mendorong lansia rutin minum susu, mengonsumsi makanan sehat, dan mengikuti pola makan yang benar.
Itulah manfaat mengonsumsi susu untuk lansia secara rutin.***
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri