
Geriatri.id - Susu bemanfaat bagi kehidupan masyarakat. Setiap tahunnya, Hari Susu Sedunia diperingati pada tanggal 1 Juni. Tahun 2024 ini, Hari Susu Sedunia jatuh pada hari Sabtu.
Susu adalah bagian integral dari budaya manusia. Industri susu memastikan setiap orang memiliki akses berlimpah ke susu dan produk susu.
Di banyak budaya, masyarakat mengonsumsi susu dan produk susu secara rutin.
Susu tidak hanya dimanfaatkan sebagai minuman, tetapi juga digunakan dalam pembuatan berbagai makanan.
Setiap tahunnya, Hari Susu Sedunia diperingati untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya industri susu.
Tema Hari Susu Sedunia tahun ini fokus pada pentingnya produk susu dalam menyediakan nutrisi dan menyehatkan dunia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Banyak cara memperingati Hari Susu Sedunia. Misalnya, menghadiri kegiatan Hari Susu Sedunia atau mempelajari lebih lanjut tentang susu dan produk susu.
Memperingati Hari Susu Sedunia juga bisa dengan meminum segelas susu dingin di hari yang panas.
Selain itu juga bisa dengan melakukan eksperimen menggunakan susu dan produk susu untuk membuat masakan lezat di rumah yang bisa dinikmati bersama orang tersayang.
Sejarah Hari Susu Sedunia
Pada zaman Neolitikum atau sekitar 9000-7000 SM, manusia telah memelihara hewan. Konsumsi susu sudah ada sejak masa itu.
Susu berperan penting dalam perkembangan budaya masyarakat di dunia.
Industri susu berkembang pesat pada abad ke-19. Adanya jalur kereta api membantu distribusi susu ke wilayah perkotaan seperti London, Inggris dan Paris, Prancis.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Tahun 1971 dianggap sebagai awal pengakuan Hari Susu Sedunia.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat global akan pentingnya susu, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menetapkan secara resmi 1 Juni sebagai Hari Susu Sedunia.
Tujuan penetapan Hari Susu Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan nilai gizi dan kontribusi susu terhadap pola makan sehat dan mendorong jaminan hidup jutaan orang di sektor susu.***
*Ilustrasi - Manfaat susu untuk kesehatan lansia.(Pixabay)
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri