Jemaah Lansia Diimbau Tunaikan Umrah Setelah Cukup Istirahat


Berita Lansia - Jemaah yang telah tiba di Makkah diimbau melaksanaan umrah wajib setelah cukup istirahat dan waktunya dikoordinasikan dengan ketua kloter.

2024-05-28 11:23:43

Geriatri.id - Jemaah yang telah tiba di Makkah diimbau melaksanaan umrah wajib setelah cukup istirahat dan waktunya dikoordinasikan dengan ketua kloter. Imbauan ini juga ditujukan kepada jemaah lansia, risiko tinggi, jemaah sakit dan jemaah menggunakan kursi roda.  

“Imbauan serupa disampaikan PPIH agar umrah wajib bagi jemaah lansia, risiko tinggi, jemaah sakit dan jemaah menggunakan kursi roda dilaksanakan setelah selesainya jemaah yang lain kecuali jemaah yang memiliki pendamping,” ujar anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024.

“PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) mengimbau agar meminta Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) yang menyertai jemaah agar bekerja sama dengan PPIH kloter,” sambung dia.

Widi mengatakan untuk menjaga kesehatan, jemaah dapat melaksanakan salat dan aktivitas ibadah sunnah lainnya di hotel dan masjid sekitar hotel. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Salat di masjid sekitar hotel, lanjut dia, memiliki nilai pahala yang sama dengan salat atau beribadah di Masjidil Haram.

“Jumhur ulama mengatakan, keistimewaan Tanah Haram mencakup seluruh wilayah Tanah Haram,” ucapnya.

Karena itu, pelipatgandaan pahala salat atau ibadah di tanah haram Makkah tidak dikhususkan di Masjidil Haram saja, tetapi mencakup semua Tanah Haram.

“Jemaah tidak perlu khawatir, bila salat di hotel atau masjid sekitar hotel tidak memperoleh pahala sebagaimana bila salat di Masjidil Haram,” terangnya.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Selain itu, Widi mengimbau jemaah agar membatasi ibadah umrah dan sunnah berulang dan berziarah ke lokasi yang letaknya jauh dari hotel. 

Aktivitas ibadah sunnah yang berlebihan berpotensi jemaah akan kelelahan. 

“Persiapkan stamina tubuh sebaik mungkin untuk puncak haji nanti,” pungkasnya.***

*Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda.(Foto:Kemenag)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026