
Geriatri.id - Kementerian Agama (Kemenag) masih mengusung tagline 'Haji Ramah Lansia' pada penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M. Untuk mendukung itu, Kemenag melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia.
Berikut ikhtiar yang dilakukan Kemenag untuk menwujudkan Haji Ramah Lansia:
1. Istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan
2. Siapkan petugas layanan lansia dan disabilitas (PKP3JH)
3. Bimbingan berbasis kurikulum manasik haji lansia
4. Penyusunan kelompok terbang (kloter) dengan mempertimbangkan komposisi jemaah lansia dan non lansia.
5. Penempatan jemaah lansia pada kursi bisnis pesawat dan kursi yang memudahkan evakuasi
6. Persingkat seremoni pelepasan maupun penyambutan jemaah (maksimal 30 menit).
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
7. Layanan asrama haji ramah lansia
a. Menyediakan alat bantu berjalan bagi lansia;
b. Menyediakan dokter geriatri, psikiater, dan tenaga medis lainnya;
c. Menyiapkan kamar khusus lansia di lantai bawah; dan
d. Menyedikan kendaran khusus untuk memudahkan mobilitas kegiatan lansia dari aula ke kamar.
e. Menyiapkan menu khusus lansia
8. Layanan Arab Saudi
a. Menyiapkan bus khusus dengan low deck untuk transportasi shalawat, umrah wajib, dan safari wukuf bagi jemaah lansia
b. Menyiapkan kamar khusus lansia dan pendampingnya
c. Menyiapkan hotel khusus bagi jemaah lansia yang akan mengikuti safari wukuf
d. Menyiapkan menu khusus untuk jemaah lansia sesuai data kebutuhan per kloter.
e. Menyiapkan menu khusus pada pelaksanaan safari wukuf bagi jemaah haji lansia.
f. Layanan kesehatan: menyiapkan alat bantu berjalan, visitasi khusus lansia, serta menyiapkan dokter geriatri, psikiater, dan tenaga medis lainnya
g. Layanan ibadah: menyiapkan skema khusus pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah haji lansia dengan kursi roda berbasis kartu kendali.
8. Layanan safari wukuf khusus bagi lansia dan disabilitas, dan;
9. Tanazul atau layanan pulang dini bagi jemaah haji lansia;
Suhu panas di Tanah Suci
Saat ini suhu panas di Tanah Suci cukup ekstrem. PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah ketika ke Masjidil Haram atau berpergian ke luar hotel melengkapi diri dengan alat pelindung diri berupa payung atau topi lebar untuk menghindari sengatan langsung matahari.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
“Selalu membawa paspor dan dokumen penting lainnya, serta membawa kantong sandal dan dibawa saat ibadah di masjid,” ujar Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda dikutip dari laman Kemenag, Minggu 26 Mei 2024.
Widi mengingatkan jemaah untuk selalu mengenakan identitas pengenal berupa gelang dan smart card, serta tidak sungkan meminta bantuan petugas di area Masjidil Haram dan terminal.***
*Petugas haji menggendong jemaah ke bus.(Foto:Kemenag)
Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.
Video Lansia Online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri