Mbah Sumirah Tak Menyangka Bisa Berangkat Bareng Putrinya ke Tanah Suci


Berita Lansia - Mbah Sumirah (93) dan Widi (45), tidak menyangka kedua bisa berangkat bersama ke untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mbah Sumirah berangkat karena masuk kuota prioritas lansia, dan Widi sebagai pendampingnya.

2024-05-17 11:15:44

Geriatri.id - Mbah Sumirah (93) dan Widi (45), tidak menyangka kedua bisa berangkat bersama ke untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mbah Sumirah berangkat karena masuk kuota prioritas lansia, dan Widi sebagai pendampingnya.

Mbah Sumirah, jemaah asal Bojonegoro, Jawa Timur, berangkat karena masuk kuota prioritas lansia. Sementara Widi mendaftar tahun 2012. 

Mestinya Widi baru akan berangkat ibadah haji tahun depan, tapi maju karena menjadi pendamping ibunya. 

Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 2 Embarkasi Surabaya (SUB-02).

Widi dengan setia mendampingi Mbah Samirah yang menggunakan kursi roda.

Dia tak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena bisa berangkat bersama ibunya pada tahun ini.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

“Alhamdulillah senang sekali, Mbak. Ini memang momen yang saya tunggu, apalagi ibu saya. Sebenarnya dia daftar tahun 2018, tapi karena dapat panggilan kuota lansia, akhirnya bisa berangkat tahun ini,” ujar Widi di pelataran Masjid Nabawi dikutip dari laman Kemenag, Kamis (16/5/2024) pagi, 

Widi mengungkapkan dirinya hanya mempersiapkan keberangkatan ibunya selama tiga bulan sebelum keberangkatan. 

“Pas orang-orang sudah manasik empat bulan lamanya, ibu saya baru dapat undangan. Langsung saya buru-buru ngurusin sendiri sama suami selama tiga bulan,“ ungkapnya.

Anak keenam dari tujuh bersaudara ini juga tak henti-hentinya bersyukur. Sebab, dia dapat berangkat haji mendampingi ibunya melalui jalur kuota pendamping jemaah lansia.


“Alhamdulillah, keinginan kami untuk menaikhajikan ibu saya tercapai. Suami saya mengizinkan saya untuk berangkat lebih dulu jadi saya juga bisa mendampingi ibu saya,” kata Widi.

Dia berterima kasih kepada pemerintah dan para petugas yang sudah sangat membantu, terutama kepada jemaah haji lansia. 

“Terima kasih banget sudah diprioritaskan sama pemerintah, difasilitasi, dinomorsatukan terus, petugas-petugasnya baik banget,” tutur Widi.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

“Saya ada lihat poster terkait Peduli Lansia di hotel, dan itu memang saya rasakan ketika berada di sini. Petugas sangat membantu, saya terharu,” tandas Widi.

Mbah Sumirah dan rombongannya dijadwalkan akan bertolak dari Madinah ke Makkah Al Mukarromah pada 20 Mei 2024.***

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

*Mbah Sumirah bersama putrinya, Widi berangkat bersama ke tanah suci.(Foto:Kemenag/Mustarini Bella Vitiara)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Jangan Diabaikan, Ini 7 Tanda Lansia Kekurangan Protein

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026