Haji Ramah Lansia, Tips Jaga Paspor Agar Tidak Hilang


Berita Lansia - Kepala Daker Bandara (Kadaker) Abdillah meminta jemaah haji memegang dan mengamankan paspor masing-masing agar jangan sampai hilang. 

2024-05-15 20:17:07

Geriatri.id - Kepala Daker Bandara (Kadaker) Abdillah meminta jemaah haji memegang dan mengamankan paspor masing-masing agar jangan sampai hilang. 

Dia mengimbau jemaah tidak menitipkan paspor kepada orang lain, meski orang dekat. Jika paspor hilang bisa menghambat proses pergerakan.

"Paspor adalah identitas diri jemaah yang sangat penting. Jangan dititipkan ke orang lain, tetap dipegang masing-masing," ujar Abdillah di Madinah dikutip dari laman Kemenag, Selasa 14 Mei 2024. 

Pesan ini disampaikan Abdillah menyusul ada kejadian paspor jemaah hilang saat kedatangan 13 Mei 2024. Akibatnya, keberangkatan dari bandara ke hotel tertunda. 

Jemaah yang bersangkutan juga harus menjalani proses imigrasi. Dia harus menunggu selama dua jam di imigrasi untuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai pengganti paspor. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Jemaah tersebut akhirnya ditinggal rombongan yang sudah terlebih dulu menuju hotel.

"Kehilangan paspor akan menyulitkan jemaah," tandasnya.

Karena itu, dia mengharapkan jemaah selalu berhati-hati dan menjaga paspornya dengan baik.

"Proses evaluasi tiga hari terakhir menunjukkan bahwa alur kedatangan jemaah haji di bandara berjalan dengan baik," kata Abdillah.

Meski ada beberapa kendala, seperti kehilangan paspor, namun hal tersebut telah diatasi dengan cepat.

Abdillah berharap jemaah selalu mengikuti aturan dan menjaga keamanan diri mereka selama di Tanah Suci.

Berikut tips aman menjaga paspor:


1. Selalu pegang erat paspor

2. Jangan menitipkan paspor kepada orang lain

3. Simpan paspor di tempat yang aman, seperti di dalam tas yang selalu dibawa.

4. Fotocopy paspor dan simpan di tempat yang aman.

5. Catat nomor paspor dan simpan catatan tersebut di tempat yang aman.

6. Segera laporkan kepada petugas jika kehilangan paspor.

Hindari penggunaan lakban berlebihan

Abdilah menimbau jemaah menghindari penggunaan selotip atau lakban secara berlebihan pada barang bawaan yang disimpan di koper bagasi atau kabin. Sebab, ini berpotensi dibongkar pihak petugas di Bandara.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

“Mohon jemaah haji jangan menggunakan selotip berlebihan di barang bawaan. Sebab, hal tersebut mengundang kecurigaan petugas pemeriksaan barang di X Ray Bandara Arab Saudi. Kejadian ini hampir terjadi di semua kloter yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,” katanya.  

Meski barang yang dibawa jemaah haji bukan barang berbahayaseperti mie instant, baju, sandal dan makanan kering, tetapi karena diselotip secara berlebihan, akhirnya tas dan koper dibuka petugas bandara. Ini bisa menghambat proses pergerakan jemaah lainnya.

Kuota haji Indonesia 1445 H/2024 M sebanyak 241.000 jemaah terdiri dari 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus. 

Dari jumlah itu, ada lebih kurang 45.000 jemaah lansia dengan usia 65 tahun ke atas.***

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

*Ilustrasi - Tips menjaga paspor agar tidak hilang.(Foto: Kemenag)

Video Lansia Online


 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026