Catat, Ini Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jemaah Haji


Berita Lansia - Tahun ini sekitar 45.000 jemaah haji reguler adalah lansia berusia 65 tahun ke atas. Di tengah cuaca panas Tanah Suci, jemaah haji perlu menjaga kondisi fisiknya tetap bugar dan sehat.

2024-05-11 09:57:19

Geriatri.id - Tahun ini sekitar 45.000 jemaah haji reguler adalah lansia berusia 65 tahun ke atas. Di tengah cuaca panas Tanah Suci, jemaah haji perlu menjaga kondisi fisiknya tetap bugar dan sehat.

Berdasarkan catatan Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH), terdapat beberapa penyakit yang rentan dialami jemaah haji saat berada di tanah suci.

"Ada beberapa penyakit yang sering dialami jemaah haji, yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), diakibatkan karena kerumunan besar jemaah, polusi udara, dan perubahan suhu yang drastis di Mekah dan Madinah." ujar Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH Daker Madinah, Dokter Leksmana, di Madinah dikutip dari laman Kemenag, Kamis 10 Mei 2024.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

"Gangguan pencernaan, seperti diare, muntah, atau sakit perut, yang disebabkan oleh perubahan pola makan, air minum yang berbeda, dan sanitasi yang mungkin tidak memadai juga perlu diwaspadai." tambahnya.

Selain itu, dokter yang akrab disapa dr. Leks ini menyebut dehidrasi menjadi risiko serius terutama jika jemaah tidak cukup minum air.

"Hal ini dikarenakan cuaca panas di Makkah dan Madinah," kata dr. Leksmana.

Dia menambahkan, penyakit kulit, infeksi jamur, ruam panas, atau luka akibat gesekan pakaian bisa terjadi karena panas dan kelembaban yang tinggi.

"Penyakit menular, seperti flu, demam, atau penyakit menular lainnya karena interaksi dengan jemaah dari berbagai negara dengan kondisi kesehatan yang berbeda juga perlu diantisipasi." jelasnya.

Selain itu juga ada beberapa penyakit kronis yang bisa jadi dialami jemaah seperti hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung.


Penyakit-penyakit itu menjadi lebih sulit dikontrol karena perubahan pola makan, kurang istirahat, dan stres selama perjalanan.

"Serta trauma atau cedera, terutama karena kerumunan besar dalam melakukan ritual seperti tawaf dan melempar jumrah," kata dr. Leks.

Berikut beberapa obat yang disarankan dr. Leks untuk dibawa jemaah haji:

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

1. Obat antidiare,

2. Obat pencernaan,

3. Obat pereda nyeri,

4. Obat alergi,

5. Obat untuk Masalah Kulit,

6. Obat flu dan batuk,

7. Obat pribadi, obat-obatan yang biasa dikonsumsi untuk kondisi kesehatan tertentu, seperti obat untuk tekanan darah tinggi, diabetes, jantung atau kondisi medis lainnya.

Tahun ini, total jumlah jemaah haji Indonesia sebanyak 241.000 jemaah, terdiri dari 213.320 jemaah reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.

Pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi akan dimulai pada 12 Mei 2024.*** 

*Dok, Jemaah haji Indpnesia.(Foto:Kemenag)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Lansia

Memahami Hipertensi (13): Pengaruh Kopi, Matcha, dan Teh

Cara Mengukur Kebutuhan Porsi Makan Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026