Layanan Bus Salawat Ramah Lansia dan Disabilitas untuk Jemaah Haji Indonesia


Berita Lansia - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan layanan bus salawat yang ramah lansia dan disabilitas. Pengecekan sarana transportasi jemaah haji Indonesia itu dilakukan di Terminal Syib Amir, Makkah. 

2024-05-09 23:12:06

Geriatri.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan layanan bus salawat yang ramah lansia dan disabilitas. Pengecekan sarana transportasi jemaah haji Indonesia itu dilakukan di Terminal Syib Amir, Makkah. 

Untuk bus salawat, pihak syarikah (perusahaan) telah menyiapkan bus ramah lansia dan disabilitas. 

Untuk memudahkan jemaah lansia, deck bus ini bisa diturunkan. Selain itu, pintu bus dilengkapi deck yang bisa dilewati kursi roda.

"Bus salawat disabilitas sudah disiapkan, ada sekitar 20 bus salawat dan lansia. Bus dilengkapi dengan deck yang bisa dilewati kursi roda. Sehingga, ini memudahkan lansia dan disabilitas untuk mengakses masuk bus. Ini kemajuan dari pelayanan," ujar Gus Men di Syib Amir dalam kunjungan kerjanya ke Makkah Al-Mukarramah, Selasa 7 Mei 2024.

Bus salawat produksi tertua tahun 2019. Banyak juga yang diproduksi tahun 2022 dan 2023. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Ada dua tipe, yaitu city bus dan bus ramah disabilitas/lansia.

Untuk city bus, kapasitas 70 jemaah (duduk dan berdiri). 

Sementara untuk bus disabilitas dan lansia, ada 18 kursi. Pada bagian tengah bus, ada ruang untuk meletakkan kursi roda jemaah. 

Setiap bus dilengkapi dengan pendingin udara, pemecah kaca, P3K, Apar, GPS, ban cadangan, tombol pintu darurat, dan lainnya.

Bus salawat akan melayani jemaah dari hotel ke Masjidil Haram selama 24 jam. 

Ada 22 rute yang disiapkan untuk antar jemput jemaah dari lima wilayah, yaitu Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Rei Bakhsy.


Selain bus salawat, Menag juga mengecek kesiapan bus antar kota. Sarana transportasi jemaah haji Indonesia ini paling tua diproduksi 2019. 

Banyak juga yang produksi tahun 2023 dan 2024. Bus yang digunakan adalah type couch dengan kapasitas rata-rata 47 kursi. 

Meski begitu, masing-masing bus akan diisi maksimal 42 jemaah.

Untuk keamanan dan kenyamanan jemaah, bus dilengkapi pendingin udara, kulkas, toilet, pemecah kaca, P3K, apar, GPS, USB, ban cadangan, tombol pintu darurat, bagasi bawah dengan kapasitas memadai (untuk bawan 42 jemaah). 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Bus antar kota akan melayani rute Bandara Madinah ke Hotel Madinah (dan sebaliknya), Hotel Madinah ke Hotel Makkah (dan sebaliknya), serta Bandara Jeddah ke Hotel di Makkah (dan sebaliknya.

"Saya pastikan agar bus tidak hanya dipamerkan tapi pada waktunya dioperasikan agar dimanfaatkan jemaah haji kita," katanya dikutip dari laman Kemenag, Selasa 7 Mei 2024.

"Kita juga telah siapkan 76 halte. Setiap halte akan ada petugas transportasi yang berjaga 24 jam penuh secara bergantian," pungkasnya.***

*Foto: Bus salawat yang ramah lansia dan disabilitas.(Kemenag)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026