Mengenal Apa Itu Posyandu Lansia, Mengapa Penting?


Berita Lansia - Posyandu kerap dikaitkan dengan kesehatan ibu hamil dan balita. Padahal sebenarnya Posyandu juga tersedia bagi kelompok lansia atau sering disebut sebagai Posyandu Lansia. 

2024-05-06 21:31:17

Geriatri.id - Posyandu kerap dikaitkan dengan kesehatan ibu hamil dan balita. Padahal sebenarnya Posyandu juga tersedia bagi kelompok lansia atau sering disebut sebagai Posyandu Lansia. 

Posyandu merupakan wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas. 

Posyandu Lansia merupakan suatu wadah pelayanan kesehatan bagi lansia di masyarakat dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif, serta tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. 

Tujuan pembentukan Posyandu Lansia untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia dan mutu pelayanan kesehatan lansia di masyarakat.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Lansia termasuk dalam kelompok rentan karena proses penuaan mengakibatkan jaringan tubuh perlahan-lahan kehilangan kemampuan untuk memperbaiki diri.

Untuk itu diperlukan pemantauan kesehatan rutin agar kesehatan lansia tetap terjaga. 

Dikutip dari laman dinkes.jogjaprov.go.id, pelayanan kesehatan yang dilakukan di Posyandu Lansia meliputi:

1. Pengukuran antropometri

Pengukuran antropometri yang dilakukan yaitu pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.

2. Pemeriksaan kesehatan

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, gangguan indera, skrining TBC (Tuberculosis), skrining PUMA (deteksi dini Penyakit Paru Obstruktif Kronik atau PPOK), skrining kesehatan jiwa, dan skrining lansia.


3. Penyuluhan kesehatan

Lansia juga akan mendapatkan penyuluhan kesehatan terkait pentingnya aktivitas fisik, Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), pentingnya cek kesehatan rutin, dan edukasi terkait risiko penyakit terbanyak yang dialami lansia seperti obesitas, hipertensi, stroke, kanker, PPOK, TBC, diare, dan kesehatan jiwa.

Dengan adanya Posyandu Lansia, kesehatan lansia akan lebih terpantau. 

Selain itu, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan juga dapat menjadi deteksi dini terhadap suatu penyakit sehingga akibat fatal dari penyakit tersebut dapat dicegah. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Dari sisi psikologis, Posyandu Lansia membantu menjaga kesehatan psikologis lansia.

Ini karena interaksi dan aktivitas positif yang terjadi selama kegiatan Posyandu dapat mengurangi risiko terjadinya dimensia (pikun).*** 

Penulis:
1. Siwi Yuwandaru (S1 Gizi Kesehatan Universitas Gadjah Mada)
2. Shofi Nazilatur Rizqi, SKM (Seksi Promkes Takelmas Dinkes DIY)

*Ilustrasi - Posyandu Lansia.(YouTube @Geriatri TV)

Video Lansia Online

 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026