
Geriatri.id - Permintaan susu bubuk untuk kelompok paruh baya dan lanjut usia (lansia) di Tiongkok meningkat di tengah pesatnya populasi yang menua dan menurunnya angka kelahiran.
Tiongkok akan memiliki lebih dari 300 juta orang berusia 60 tahun ke atas pada tahun 2030.
Penjualan susu bubuk untuk kelompok usia ini melonjak 57 persen menjadi CNY110 juta (15,1 juta dolar AS) pada semester pertama tahun 2023 dibandingkan tahun lalu.
Angka itu menurut laporan yang diterbitkan China Insights Consultancy dan Laboratory for New Living of the Middle-Aged dan Elderly berdasarkan data dari platform belanja online Alibaba, Taobao dan afiliasinya.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Total penjualan susu bubuk di Tiongkok naik 16 persen menjadi CNY1,4 miliar (191,6 juta dolar AS) pada periode tersebut.
Sedangkan penjualan susu bubuk untuk pelajar dan wanita, yang pernah menjadi dua kategori dengan pertumbuhan tercepat, masing-masing turun 313 persen dan 35 persen.
“Pasar susu bubuk bayi sedang lesu, namun penjualan susu bubuk untuk kelompok paruh baya dan lanjut usia lebih baik dari perkiraan,” ujar seorang tenaga penjualan di sebuah perusahaan susu bubuk Tiongkok kepada Yicai.
Dibanding tahun-tahun sebelumnya, ketika produk-produk yang ditujukan untuk orang lanjut usia biasanya terjual dengan buruk, ternyata permintaannya sangat tinggi.
Dia mencatat penjualan terbesarnya adalah 900 kaleng, sesuatu yang jarang terjadi di masa lalu.
Analis Song Liang mengatakan perusahaan-perusahaan susu telah meningkatkan investasi dan iklan untuk susu bubuk dewasa setelah pasar susu formula bayi menyusut.
Susu bubuk untuk kelompok usia paruh baya dan lanjut usia juga semakin diterima lebih banyak warga Tiongkok.
Penerimaan ini karena mereka lahir pada masa baby boom tahun 1960-an dan 1970-an. Selain itu mereka memiliki tingkat pendidikan lebih baik dibanding nenek moyang yang kini berada dalam kelompok usia tersebut.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Susu bubuk khusus yang ditawarkan untuk kelompok usia paruh baya dan lanjut usia berhubungan dengan kesehatan persendian dan kekebalan tubuh.
Seseorang di China Insights Consultancy kepada Yicai mengatakan permintaan susu bubuk juga berkontribusi terhadap peningkatan konsumsi karena semakin banyak konsumen yang menerima produk tersebut.***
Ilustrasi - Permintaan susu bubuk di Tiongkok meningkat.(Pixabay)
Video Lansia
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri