
Geriatri.id - Kopi merupakan salah satu minuman yang digemari berbagai kalangan mulai remaja hingga lansia. Ada orang yang memiliki kebiasaan langsung minum kopi setelah bangun tidur di pagi hari.
Apakah cara minum kopi seperti ini berdampak buruk untuk kesehatan?
Pakar kesehatan untuk Love Wellness, Kylene Bogden mengatakan bagi orang tanpa masalah kesehatan yang berhubungan dengan kopi tidak salah ketika mereka minum kopi saat perut kosong.
"Jika kopi membantu lebih waspada dan fokus tanpa gangguan energi, umumnya pertanda baik. Jika Anda merasa cemas, gelisah, kelaparan, depresi, mual dan sebagainya, tandanya perlu mengatur waktu yang tepat untuk mengonsumsi kopi," ujar Bogden.
Bogden mengatakan, untuk mendapatkan manfaat ekstrak dari kopi tidak hanya jenis dan cara penyeduhan kopi yang penting, tetapi juga waktu meminumnya.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Kapan waktu yang tepat minum kopi?
1. Ngemil Sambil Ngopi
Hindari minum kopi saat perut kosong. Usahakan minum kopi sambil menyantap camilan sehingga perut mendapatkan asupan selain kopi mengandung kafein.
Hindari minum kopi pada sore hari karena efek samping kafein bisa membuat sulit tidur.
Ahli gizi, Lauren Slayton mengingatkan kopi membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Dia menyarankan tidak minum kopi setelah tengah hari bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
2. Minum kopi setelah begadang
Ketika harus begadang semalaman, tubuh kehilangan energi. Minum secangkir kopi akan mendongkrak energi.
Studi pada Oktober 2016 menemukan dengan minum secangkir kopi, setelah begadang bisa merasakan energi normal seperti orang yang baru saja tidur pulas.
3. Sebelum aktivitas fisik
Beberapa orang yang minum kopi sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga akan merasakan lonjakan energi.
Sebuah penelitian di Neuroscience & Biobehavioral pada Desember 2016 menunjukkan minum kopi sebelum olahraga dapat membantu mendorong energi, membuat lebih fokus dan mengurangi efek rasa sakit.
4. Satu jam setelah bangun tidur
Kopi mengandung kafein dan stimulan yang dapat meningkatkan kadar kortisol.
Kortisol merupakan hormon yang membantu mengatur metabolisme, sistem kekebalan tubuh dan mengontrol gula darah.
Tingkat kortisol dalam tubuh secara alami melonjak dan mencapai puncaknya 30 hingga 45 menit setelah bangun tidur.
Sebuah penelitian pada Juni 2016 menunjukkan kortisol merangsang metabolisme dan efeknya membuat tubuh merasa lebih berenergi.
Untuk menghindari lonjakan kortisol, minum secangkir kopi sekitar satu jam setelah bangun tidur.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
5. Porsi kopi yang direkomendasikan
Food & Drug Administration (FDA) AS membatasi konsumsi kopi tidak lebih dari 400 miligram kafein atau 4-5 cangkir kopi per hari.
Setiap orang memiliki batas toleransi berbeda. Orang dengan intoleransi atau sensitivitas kafein, perlu mengurangi porsi kopi per hari.
Minum kopi secara berlebih dapat menyebabkan efek negatif seperti kecemasan, gelisah dan insomnia.***
Ilustrasi - Kebiasaan minum kopi.(Pixabay)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri