7 Makanan Kaya Vitamin K yang Punya Peran Penting untuk Kesehatan


Berita Lansia - Vitamin K tampaknya tidak mendapat perhatian sebanyak vitamin lain. Padahal vitamin ini memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh secara keseluruhan.

2024-04-22 22:06:00

Geriatri.id - Mungkin sudah banyak orang mengetahui Vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh, sementara vitamin D membantu memperkuat tulang. Tetapi mungkin masih banyak orang bingung tentang pentingnya vitamin K bagi kesehatan. 

Vitamin K tampaknya tidak mendapat perhatian sebanyak vitamin lain. Padahal vitamin ini memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan.

“Vitamin K berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk pembekuan darah, metabolisme tulang, dan mengatur kadar kalsium darah,” ujar ahli diet berbasis di New Jersey, Erin Palinski-Wade, RD, CDCES. 

Penulis "2 Day Diabetes Diet" itu menambahkan asupan vitamin K yang cukup mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang.

Vitamin K juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dengan mencegah kalsifikasi arteri.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Vitamin K secara alami dalam dua bentuk vitamin K1 dan vitamin K2. Vitamin K1 ditemukan dalam makanan nabati, seperti sayuran berdaun hijau.

Ahli diet terdaftar berbasis di San Francisco Edwina Clark, M.S., RD, CSSD, mengatakan vitamin K2 sebaliknya diproduksi mikrobiota usus dan ditemukan dalam makanan fermentasi dan produk hewani, termasuk natto (hidangan Jepang dari kedelai yang difermentasi) dan keju.

Berikut beberapa makanan yang direkomendasikan para ahli diet sebagai makanan kaya akan vitamin K dikutip dari eatingwell:

1. Sawi

Palinski-Wade mengatakan secangkir sawi mentah menawarkan 157 mcg vitamin K. 

“Mengonsumsi sawi hijau dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, meningkatkan kesehatan jantung, mendukung kepadatan tulang, meningkatkan kesehatan hati, membantu pencernaan, meningkatkan kualitas tidur dan berkontribusi pada rambut dan kulit yang lebih sehat,” katanya. 

2. Bayam

Bayam adalah salah satu makanan kaya vitamin K yang paling dikenal. 

Secangkir bayam mentah mengandung 145 mcg vitamin K.  Bayam juga kaya akan serat, antioksidan dan vitamin C dan A. 


3. Lobak hijau

Setengah cangkir lobak hijau mentah menghasilkan 138 mcg vitamin K, yang menurut Palinski-Wade sangat penting untuk metabolisme tulang, kesehatan pembuluh darah, dan pembekuan darah normal.

Karena tinggi serat dan kandungan air, lobak hijau juga meningkatkan kesehatan pencernaan dan membantu mencegah sembelit. 

4. Brokoli

Brokoli adalah pembangkit tenaga nutrisi, kaya serat, vitamin A, C dan K. Secangkir sayuran mentah ini mengandung 90 mcg vitamin K.

Menurut Palinski-Wade, senyawa brokoli seperti sulforaphane dapat membantu menurunkan gula darah, mengurangi peradangan, melindungi dari kanker, mendukung kesehatan jantung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

5. Kangkung

Sayuran berdaun hijau padat nutrisi ini kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin K, C, dan A. Secangkir kangkung mentah menyediakan 82 mcg vitamin K.13 

“Ini juga mengandung antioksidan yang mendukung kekebalan, kesehatan tulang, kesehatan jantung, perlindungan kanker. , kesehatan mata dan kesehatan kulit dan rambut, menjadikannya tambahan berharga untuk pola makan sehat,” kata Palinski-Wade. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

6. Kiwi

Palinski-Wade mengatakan secangkir buah hijau lezat ini mengandung 72,5 mcg vitamin K.

“Buah Kiwi kaya akan vitamin C dan antioksidan, dapat mendukung kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, membantu pencernaan dengan kandungan seratnya dan berpotensi meningkatkan kesehatan jantung,” katanya. 

7. Asparagus

Mengonsumsi 100 gram batang hijau ini (mentah) menambah 41 mcg vitamin K ke dalam makanan, belum lagi banyak manfaat kesehatan lainnya.

Menurut Palinski-Wade ini termasuk mendorong penurunan berat badan karena kandungan kalorinya rendah dan seratnya tinggi, mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan membantu pencernaan karena kandungan seratnya. ***

Ilustrasi - Brokoli salah satu sumber vitamin K.(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Jangan Diabaikan, Ini 7 Tanda Lansia Kekurangan Protein

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026