
Geriatri.id - Selain kopi, teh merupakan minuman yang digemari masyarakat Indonesia. Teh memiliki rasa dan aroma khas dan berkhasiat untuk kesehatan.
Teh merupakan salah satu jenis minuman dengan kandungan antioksidan tinggi yang membantu tubuh melawan senyawa radikal bebas.
Berikut enam manfaat mengonsumsi teh hangat setiap pagi yang jarang diketahui:
1. Menjaga kesehatan jantung
Pakar diet Amy Goodson mengungkapkan teh berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat (LDL).
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Tekanan darah dan kolesterol jahat merupakan dua faktor pemicu penyakit jantung.
2. Menurunkan risiko diabetes tipe 2
Teh hitam tanpa gula dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu teh hitam juga meningkatkan kemampuan tubuh dalam memproses gula darah.
Penelitian menemukan teh hitam dapat membantu mengendalikan gula darah setelah makan. Ini dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.
3. Melawan efek radikal bebas
Radikal bebas adalah molekul hasil proses pembakaran yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh sehingga memicu kanker.
Teh mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh untuk melawan radikal bebas.
4. Menjaga kesehatan kulit
Menurut laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), minum teh hitam dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Khasiat teh hitam lainnya, melindungi dari risiko kanker kulit.
5. Menurunkan berat badan
Teh membantu membakar lemak lebih banyak saat berolahraga. Jika ingin menurunkan berat badan, jangan menambahkan banyak gula dan susu ke dalam teh.
6. Meningkatkan kewaspadaan dan fungsi kognitif
Pakar diet dari Balance One Supplements, Tria Best dikutip dari Eat This, mengatakan bahwa minum teh hijau dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan fungsi kognitif.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
"Teh hijau mengandung L-theanine, asam amino yang bersinergi dengan kafein untuk meningkatkan energi lebih besar, kewaspadaan, dan fungsi kognitif," ujarnya.
Itulah enam manfaat mengonsumsi teh hangat setiap pagi yang belum banyak diketahui.***
Ilustrasi - Manfaat teh bagi kesehatan.(Pixabay)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri