Hati-hati! Kesalahan Olahraga Bisa Bikin Wajah Terlihat Lebih Tua


Berita Lansia - Tujuan orang melakukan aktivitas olahraga umumnya agar tubuh tetap sehat dan bugar.

2019-11-21 19:59:32

Geriatri.id - Tujuan orang melakukan aktivitas olahraga umumnya agar tubuh tetap sehat dan bugar. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, orang akan terlihat lebih muda dan bersemangat.

Namun bisa saja yang terjadi sebaliknya jika salah dalam menerapkan pola olahraga.

Jika itu terjad justru Anda akan terlihat lebih tua meski melakukan akmtivitas olahraga. 

Apa saja kesalahan berolahraga yang justru membuat Anda terlihat lebih tua dari usia sebenarnya? 

1. Olahraga sepekan penuh 

Olahraga penting, tapi juga butuh jeda sehingga manfaatnya bisa dirasakan.

Gunakan satu atau dua hari untuk beristirahat total dari kegiatan olahraga.

Ahli terapi olahraga dan rehabilitasi Jav Asaro seperti dikutip dari Web MD, mengatakan olahraga berkepanjangan dapat meningkatkan kadar kortisol dalam darah. 

Kadar kortisol yang tinggi memiliki efek kontra terhadap insulin dan meningkatkan kadar gula darah. Gula berlebih akan diproses dan menjadi Glycation Advanced (AGEs).

AGE kemudian akan mengikat serat kolagen yang menyebabkan kulit menjadi kurang elastis dan mengalami kerutan dini.

2. Salah postur

Postur salah seperti membungkuk atau condong ke depan saat melakukan gerakan olahraga dapat menyebabkan bentuk tulang belakang menjadi tidak tegap. 

Postur salah juga berpotensi membuat Anda mengalami sakit punggung atau pinggang, masalah yang kerap dihadapi orang-orang saat memasuki masa lansia.

3. Hanya melakukan kardio


Olahraga kardio seperti berlari merupakan olahraga yang mudah, dan menyehatkan. Seiring bertambahnya usia, Anda perlu melengkapinya  dengan latihan kekuatan agar tetap bugar.

Survei Abbott-AARP mengungkapkan orang Amerika  berusia 50 tahun tidak memiliki kekuatan otot memadai. Dari survei tersebut diketahui, lebih banyak yang hanya melakukan kardio. Hanya seperempat dari mereka yang angkat beban. 

4. Tidak melatih otot panggul

Banyak yang mengabaikan untuk melatih otot panggul saat berolahraga. Pelatih profesional Guy Andrew kepada Prevention mengatakan mengabaikan otot dasar panggul akan membuat perut buncit dan bergelambir seperti yang umumnya dialami wanita setelah usia patuh baya, 

Bagaimana cara menghindarinya? Kencangkan otot di sekitar area panggul bawah selama 3 detik tanpa perlu menahan napas kemudian lemaskan kembali otot selama 3 detik. Lakukan hingga 10 kali.

5. Tidak melakukan HIIT

Pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT) sangat membantu memperlambat tanda-tanda penuaan. Meski hanya dilakukan 15-30 menit, HITT dapat membantu memperlambat penuaan.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menunjukkan orang di atas 40 tahun yang melakukan HIIT mengalami peningkatan kapasitas mitokondria 69 persen.

Kondisi ini membantu tubuh menciptakan energi, peningkatan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan risiko diabetes.***

#Ilustrasi pusat kebugaran (Pixabay)

olahraga,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia

ARTIKEL LAINNYA

Jamu dan Herbal Bukan Andalan Saat "Darurat"

Tips Mengontrol Kolesterol saat Hari Raya Kurban

Ini Tempat Wisata Gratis untuk Lansia di Jakarta

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026