
Geriatri.id - Diabetes merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa pun termasuk lansia. Risiko diabetes umumnya meningkat di kalangan lansia.
Berikut tanda-tanda diabetes pada lansia yang perlu diwaspadai seperti dikutip dari National Council on Aging (NCOA):
1. Merasa haus dan sering buang air kecil
Penumpukan kadar glukosa dalam darah memacu ginjal untuk bekerja berlebihan. Kelebihan glukosa dikeluarkan melalui urine.
Kondisi ini menyebabkan polidipsia atau rasa haus meningkat sehingga membutuhkan cairan lebih banyak dari biasanya.
2. Merasa sangat lelah
Lansia dengan diabetes akan merasa lelah karena hormon insulin tidak dapat mengelola gula darah berlebih menjadi energi.
Kelelahan yang dirasakan penderita diabetes bisa menjadi tanda dehidrasi. Penyababnya frekuensi urine yang meningkat.
3. Luka sulit kering
Banyak lansia dengan diabetes yang luka membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama dari umumnya. Luka yang diderita tampak basah dan sulit kering.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
4. Pusing dan pingsan
Ketika kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), lansia dengan diabetes berisiko mengalami pusing, lemas, gemetar, kebingungan dan bahkan pingsan.
5. Sakit kepala
Kadar gula darah pengidap diabetes bisa terlalu tinggi atau rendah. Sementara agar berfungsi dengan baik, otak membutuhkan kadar gula stabil. Kadar gula darah tidak stabil dapat menyebabkan sakit kepala.
6. Kesemutan di tangan dan kaki
Selain kesemutan, kebas atau mati rasa, lemas, atau nyeri pada anggota gerak, tanda-tanda diabetes lainnya adalah kesemutan di tangan dan kaki. Ini dipicu kadar gula darah tinggi yang menyebabkan kerusakan saraf.
7. Penglihatan kabur
Kadar glukosa tinggi dapat menarik cairan keluar dari lensa mata. Akibatnya, penglihatan menjadi susah fokus, kabur sebagian atau seluruhnya.
8. Masalah gusi
Gejala diabetes lainnya adalah gusi merah, bengkak dan nyeri. Beberapa tanda peringatan diabetes yang juga perlu diwaspadai diantaranya, gigi goyang, luka dan kantong berisi nanah di gusi.
9. Rasa lapar berlebihan
Penyebab rasa lapar berlebihan karena glukosa tidak bisa masuk ke sel untuk digunakan sebagai energi. Akibatnya, penderita diabetes cenderung menambah porsi makan yang memicu kadar gula darah naik.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
10. Bibir kering
Mulut penderita diabetes tidak mampu memproduksi cukup air liur karena fluktuasi gula darah. Akibatnya, bibir kering dan pecah-pecah serta lidah terasa kasar.
Itulah tanda-tanda diabetes pada lansia yang harus diwaspadai.***
*Ilustrasi - Tanda-tanda diabetes pada lansia.(Pixabay)
Video Lansia Online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri