
Geriatri.id - Sariawan adalah luka akibat iritasi pada gusi, lidah, dan lapisan dalam mulut. Peradangan pada mulut di bibir dan dalam mulut dapat terjadi kapan saja termasuk setelah menyantap menu lebaran.
Menu makanan khas lebaran beragam termasuk makanan pedas dan asam. Mengonsumsi makanan seperti itu bisa memicu sariawan setelah lebaran.
Dikutip dari Mayo Clinic, meski tidak menular, sariawan membuat penderitanya tidak nyaman karena merasakan sakit saat makan atau berbicara.
Belum diketahui secara pasti penyebab sariawan. Namun, stres atau cedera ringan di dalam mulut serta makanan pedas dan asam dianggap sebagai penyebab sariawan ringan.
Baca Juga: Pria Lansia Lebih Berisiko, Kenali Perbedaan Sariawan dengan Kanker Lidah
Berikut cara mencegah sariawan dikutip dari laman Kemenkes:
1. Menjaga kebersihan mulut
Menjaga kebersihan dan kesehatan mulut dapat mencegah sariawan. Caranya dengan menggosok gigi minimal dua kali sehari dan memgunakan mouthwash untuk menghilangkan bakteri di dalam mulut.
2. Memilih sikat gigi yang tepat
Sikat gigi terlalu besar tidak sesuai dengan kontur mulut dapat melukai gusi, lidah, dan bagian dalam mulut yang menyebabkan sariawan.
Pilih sikat gigi sesuai kontur mulut dengan bulu sikat lembut. Pastikan menyikat gigi dengan perlahan, agar sikat tidak menyakiti gigi atau mulut.
3. Rutin mengonsumsi buah dan sayuran
Pola makan juga bisa menjadi penyebab sariawan. Dilansir Mayo Clinic, sariawan bisa disebabkan kekurangan vitamin B-12, seng, asam folat, dan zat besi.
Mengonsumsi sayuran dan buah-buahan tinggi kandungan vitamin B12, seng, folat, dan zat besi dapat mencegah sariawan.
Jeruk, asparagus, tomat, sayuran berdaun hijau, dan air kelapa adalah contoh buah dan sayuran kaya vitamin yang bermanfaat mencegah sariawan.
4. Mengurangi makanan pedas dan asam
Keseringan makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan, sakit tenggorokan hingga sariawan. Selain makanan pedas, makanan asam juga dapat mengiritasi mulut.
Pastikan untuk tidak terlalu sering makan makanan pedas dan asam, jika tidak ingin terkena sariawan.
5. Menghindari makanan atau minuman terlalu panas
Minuman yang masih sangat panas, atau mengonsumsi makanan panas dapat membuat lidah dan mulut melepuh sehingga memicu sariawan.
Jangan langsung makan atau minum makanan dan minuman panas.
Diamkan atau kipas dulu makanan dan minuman yang masih panas sampai cukup dingin untuk dimakan.
6. Jangan makan terburu-buru
Makan dengan sangat cepat atau terburu-buru bisa menyebabkan lidah atau bagian dalam mulut tergigit, sehingga muncul sariawan. Usahakan mengunyah makanan dengan perlahan.
Baca Juga: Tanya Dokter: Penggunaan Obat-obatan Pengaruhi Kesehatan Mulut?
7. Menghentikan kebiasaan menggigit bibir
Stop kebiasaan menggigit bibir, karena dapat melukai bibir dan menimbulkan sariawan. Ganti dengan kebiasaan baik seperti mengoleskan lip balm supaya bibir tetap lembab.
8. Memperbanyak minum air putih
Banyak minum air putih dapat mempertahankan suhu tubuh normal, membuat tubuh tetap terhidrasi dan mencegah mulut menjadi kering, yang memicu timbulnya sariawan.
Hindari minuman berkafein yang berpotensi membuat mulut kering.
9. Mencegah stres
Stres bisa memicu timbulnya sariawan. Cara menghindari stres dengan istirahat cukup, pergi berlibur dan melakukan kegiatan seperti hobi atau jalan-jalan.***
Ilustrasi - Sariawan membuat penderitanya tidak nyaman.(Pexels)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri