
Geriatri.id - Setiap negara nemiliki aturan tersendiri terkait Surat Izin Mengemudi (SIM). Meski sempat mengalami kegagalan, seorang pria lanjut usia (lansia) akhirnya lulus ujian SIM di usia 79 tahun.
Lansia itu bernama Keith Limber asal Garfoth, West Yorkshire, Inggris. Limber memiliki alasan mengharukan mengapa dirinya berjuang keras menjapatkan SIM di usia senja.
Dia mengungkapkan alasan dia ingin memiliki SIM agar bisa selalu menemani istrinya, Anne. Dia ingin mengantarkan istrinya ke tempat yang diinginkan.
Sebelum mendapatkan SIM, Limber selalu duduk di kursi penumpang. Sementara mobil dikemudikan Anne.
Baca Juga: Kapan Sebaiknya Lansia Berhenti Mengemudi? Kenali Tanda-tandanya
Pada Oktober 2015, Anne terserang stroke dan harus menggunakan kursi. Kondisi Anne mendorong Limber untuk mendapatkan SIM. Dengan begitu, dia dapat mengantarkan istrinya, termasuk ke rumah sakit.
“Istri saya telah mengantarkan saya selama lebih dari 40 tahun setelah lulus (ujian SIM) pada tahun 1972. Dia telah merawat saya cukup lama dan saatnya saya menjaganya sekarang. Saya berutang kepadanya,” ujar Limber dikutip dari The Sun.
Baca Juga: Risiko Lansia Perempuan Saat Mengemudi Lebih Besar
Menurut Limber, dirinya sempat mengalami kegagalan sebelum akhirnya dinyatakan lulus ujian SIM.
“Saya mengajak Anne keluar setiap hari untuk minum kopi atau lainnya di kebun atau ketempat lain,” ucapnya.
Keberhasilan Limber mendapatkan SIM disambut gembira istrinya.
“Menurut saya, dia telah melakukannya dengan benar. Kami akan stres jika terjebak di rumah sepanjang minggu,” katanya.***
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri