
Geriatri.id - Pesatnya perkembangan teknologi menuntut orang, termasuk dari kalangan lansia untuk menyesuaikan diri dengan transaksi online. Namun, masih banyak lansia yang merasa cemas dam khawatir dengan transaksi online.
Dikutip dari ScienceDaily, kecemasan dan kekhawatiran lansia itu dipicu rasa takut dan tidak percaya diri dalam mengoperasikan perangkat teknologi.
Karena rasa takut dan tidak percaya diri, banyak lansia yang enggan atau menolak transaksi online. Mereka lebih memilih transaksi dengan uang tunai.
Kecemasan dan kekhawatiran lansia dapat diatasi, jika anggota keluarga yang lebih muda memperkenalkan dan mengajarkan bagaimana mengoperasikan perangkat teknologi kepada mereka.
Baca Juga: Kualitas Hidup Lansia di Era Teknologi: Tantangan dan Upaya agar Sehat Jiwa-Raga
Berikut empat tips untuk memperkenalkan teknologi ke pada lansia:
1. Menjelaskan perlahan dan bertahap
Cara menjelaskan sebuah perangkat teknologi kepada orang lansia sebaiknya dilakukan dengan perlahan dan bertahap.
Seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan orang-untuk mengingat informasi baru akan mengalami penurunan.
Memang tidak mudah menjelaskan teknologi kepada lansia. Dibutuhkan kesabaran dan penjelasan yang mudah dipahami agar lansia dapat memanfaatkan teknologi.
2. Menghindari kata-kata teknis yang sulit diingat
Penjelasan dengan menggunakan kata-kata teknis akan menyulitkan lansia yang mungkin daya ingatnya mulai menurun.
Karena itu, hindari penjelasan dengan menggunakan kata-kata teknis. Selain itu, hindari istilah asing dengan menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia atau menggantinya dengan kata yang lebih familiar.
Jika diperlukan, buat istilah baru untuk mempermudah lansia dalam memahami fungsi dan cara menggunakan teknologi.
3. Memperkenalkan sistem keamanan
Keamanan adalah faktor utama yang dikhawatirkan lansia dalam menggunakan teknologi sehingga menolak transaksi online dan lebih memilih offline.
Karena itu lansia perlu diperkenalkan dengan sistem keamanan seperti PIN, kode OTP dan verifikasi wajah.
Dengan memahami sistem keamanan berlapis, kecemasan dan kekhawatiran lansia untuk melakukan transaksi online akan hilang atau minimal berkurang.
4. Memperkenalkan teknologi digital yang aman dan terpercaya
Semua orang termasuk lansia akan memilih brand teknologi yang sudah terkenal dengan reputasi baik.
Baca Juga: Hati-hati Lansia Bisa Jadi Sasaran Penipuan Online
Dengan memperkenalkan teknologi digital yang aman dan terpercaya, lansia merasa akan lebih nyaman dalam mempelajari teknologi tersebut.
Selain itu, lansia akan semakin mudah menerima penjelasan yang diberikan.***
Ilustrasi - Transaksi online.(Pixabay)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri