Tak Hanya Dialami Lansia, Kenali 9 Penyebab Kerontokan Rambut


Berita Lansia - Rambut rontok tidak hanya dialami lanjut usia (lansia) tetapi juga mereka yang berusia muda. Kondisi ini masih dikatakan wajar ketika jumlah yang tidak terlalu banyak. 

2024-04-08 15:03:13

Geriatri.id - Rambut rontok tidak hanya dialami lanjut usia (lansia) tetapi juga mereka yang berusia muda. Kondisi ini masih dikatakan wajar ketika jumlah yang tidak terlalu banyak. 

Namun, tidak boleh disepelekan jika kerontokan rambut terjadi secara tiba-tiba dan cenderung ekstrem. Apalagi, jika rambut rontok menyebabkan sebagian atau beberapa bagian kepala mengalami kebotakan. 

Dalam dunia medis, rambut rontok yang terjadi secara tiba-tiba disebut alopecia areata. Gejala rambut rontok biasanya berkembang hanya dalam beberapa hari atau beberapa minggu saja. 

Penderita mungkin mengalami gejala mengganggu seperti rasa gatal dan sensasi terbakar di area kepala. 

Penyakit ini dapat terjadi pada siapa saja tanpa memanjang usia dan jenis kelamin. 

Karena itu, penting untuk mengenal apa itu alopecia, gejala yang mungkin muncul, hingga faktor penyebab seseorang terkena penyakit ini.

Baca Juga: Memasuki Fase Lansia Rentan Rambut Rontok, Begini Cara Mudah Mencegahnya

Kerontokan rambut yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kebotakan. Kondisi ini bisa disebabkan berbagai faktor. 

Karena itu, penting sekali mencari tahu penyebab kerontokan rambut agar dapat diatasi secepatnya dengan cara yang tepat.


Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kerontokan rambut dikutip dari laman Kamenkes:

1. Produk kosmetik, seperti cat rambut.

2. Kebiasaan yang dapat merusak rambut. Misalnya terlalu sering keramas, memakai pengering rambut, atau mengikat rambut.

3. Faktor genetik, yang umumnya terjadi pada pria.

4. Perubahan hormon, misalnya pada wanita setelah melahirkan atau menopause.

5. Berat badan turun secara drastis.

6. Stres berat

7. Obat-obatan, seperti kemoterapi, obat pengencer darah, obat golongan penghambat beta, dan pil KB.

Baca Juga: Menopause dan Rambut Rontok: Ujian Kepercayaan Diri pada Lansia Perempuan

8. Kondisi medis, seperti infeksi kulit kepala, lupus, anemia, diabetes, sifilis, dan penyakit tiroid.

9. Trikotilomania, yaitu kelainan psikologis ketika penderitanya memiliki kebiasaan mencabuti rambut.

Itulah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.***

Ilustrasi - Rambut rontok.(Pixabay)
 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026