Kebutuhan Gizi Seimbang dan Tips Diet Sehat untuk Lansia


Berita Lansia - Diet sehat bagi lansia tidak hanya untuk mencegah tatapi juga bisa membantu pengobatan penyakit. 

2024-04-04 12:41:35

Geriatri.id - Masalah gizi pada kelompok lanjut usia (lansia) karena perilaku makan salah, yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan. 

Pemenuhan kebutuhan gizi lansia dapat membantu proses menyesuaikan diri dengan perubahan yang dialaminya.

Selain itu juga dapat menjaga kelangsungan pergantian sel-sel tubuh sehingga dapat memperpanjang usia.

Kebutuhan gizi lansia

- Mengkonsumsi makanan dan minuman padat gizi.

- Membatasi konsumsi gula, garam dan lemak jenuh.

- Membiasakan mengkonsumsi sumber kalsium dan vitamin D, seperti ikan, susu untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi. 

Sering terpapar sinar matahari pagi juga dapat membantu pembentukan vitamin D aktif dalam tubuh.

- Membiasakan mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, terutama sayuran hijau, merah atau orange.

- Minum air putih sesuai kebutuhan.

- Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, kalium dan zat besi.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Diet sehat untuk lansia


Diet sehat bagi lansia tidak hanya untuk mencegah tetapi juga bisa membantu pengobatan penyakit. 

Contohnya, lansia pengidap penyakit kronis harus mengontrol pola makan untuk mendukung pengobatannya.

Syarat diet untuk lansia

- Jumlah kalori yang baik untuk dikonsumsi lansia bersumber dari hidrat arang kompleks seperti kentang, nasi merah dan oatmeal.

- Membatasi jumlah lemak dalam makanan. 

- Cukup mengonsumsi protein. 

- Makanan mengandung serat dalam jumlah besar   bersumber dari buah, sayur dan aneka pati yang dikonsumsi dengan jumlah bertahap.

- Menggunakan bahan makanan tinggi kalsium seperti susu nonfat, yoghurt dan ikan.

- Makanan mengandung zat besi dalam jumlah besar, seperti kacang-kacangan, hati, daging, bayam atau sayuran hijau.

- Membatasi penggunaan garam. Perhatikan label makanan yang mengandung garam, seperti adanya monosodium glutamat, sodium bikarbonat, sodium citrat.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

- Bahan makanan sebagai sumber zat gizi dari bahan makanan segar dan mudah dicerna.

- Hindari bahan makanan mengandung alkohol dalam jumlah besar.

- Makanan mudah dikunyah, seperti bahan makanan lembek.


- Perlu memperhatikan porsi makanan, jangan terlalu kenyang. Porsi makan diatur merata dalam sehari sehingga dapat makan lebih sering dengan porsi kecil.

- Lebih dianjurkan mengolah makanan dengan cara dikukus, direbu, atau dipanggang dan kurangi makanan yang digoreng.***

Ilustrasi - Lansia sehat dan bahagia.(Pixabay)

Sumber: Kemenkes


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026