Miliki 2 Sifat Ini Jika Ingin Berumur Panjang Seperti Warga Blue Zone


Berita Lansia - Studi itu menemukan centenarian atau orang berusia 100 tahun memiliki dua kepribadian menonjol. 

2024-04-04 11:58:15

Geriatri.id - Setiap orang menginginkan berumur panjang dalan kondisi sehat. Untuk mencapainya memang tidak mudah karena umur panjang kerap dikaitkan dengan pola hidup sehat. 

Dilansiar dari CNBC Internasional, salah satu buku populer yang mengulas umur panjang adalah Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life. Buku itu ditulis Hector Garcia dan Francesc Miralles.  

Buku ini mengulas kebiasaan masyarakat di wilayah blue zone atau zona biru. Rata-rata usia harapan hidup penduduk di wilayah blue zone lebih tinggi dibanding wilayah lain.

Dalam buku itu, Garcia dan Miralles menjelaskan faktor yang mempengaruhi panjang umur tidak hanya berhubungan dengan fisik semata. 

Umumnya centenarian, atau orang berusia 100 tahun memiliki kepribadian yang berkontribusi pada umur panjang mereka.

Sebuah studi menganalisa karakteristik 250 orang berusia 100 tahun. Studi itu dilakukan Yeshiva University pada 2012. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Peneliti menentukan karakteristik mereka berdasarkan laporan individu bersangkutan dan orang lain.

Studi itu menemukan orang berusia 100 tahun memiliki dua kepribadian menonjol.  Apa saja?


1. Bersikap positif

Sikap positif diyakini dapat membantu seseorang berumur panjang karena lebih memprioritaskan kedamaian dan kebahagiaan. Sikap positif bermanfaat bagi kesehatan mental seseorang. 

Dokter Nil Barzilai merupakan salah satu peneliti yang terlibat dalam studi itu. Dia mengungkapkan kebanyakan orang berusia 100 tahun bersikap positif antara lain optimistis, mudah bergaul dan terbuka. 

Selain itu, para centenarian menganggap tertawa sebagai bagian penting dalam hidup mereka sehingga berusaha meluangkan waktu untuk membuat lelucon dan tertawa.

2. Kesadaran emosi tinggi

Para centenarian memiliki kesadaran emosional tinggi. Mereka tidak memendam emosi tetapi berusaha mengkomunikasikan perasaannya kepada orang sekitar.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Menurut Garcia dan Miralles dalam bukunya, mengekspresikan emosi dengan cara sehat bermanfaat dalam hubungan personal maupun sosial. 

"Artinya, mereka yang menghadapi tantangan dengan sikap positif dan mampu mengelola emosi telah berada di jalur menuju umur panjang," tulis mereka.*** 

Ilustrasi - Lansia berumur panjang.(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026