3 Cara Cegah Gangguan Pendengaran pada Lansia Datang Lebih Cepat


Berita Lansia - Gangguan pendengaran merupakan bagian dari proses penuaan yang tidak dapat dicegah namun bisa diperlambat. 

2024-03-29 16:07:33

Geriatri.id - Gangguan pendengaran merupakan bagian dari proses penuaan yang tidak dapat dicegah namun bisa diperlambat. 

Berikut beberapa cara mencegah gangguan pendengaran pada lansia: 

1. Menghindari suara keras 

Paparan suara keras dalam jangka panjang menjadi penyebab utama lansia kehilangan pendengaran. 

Tingkat kebisingan dinyatakan dalam satuan desibel (dB). Semakin tinggi angkanya, semakin keras tingkat kebisingannya. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), paparan suara keras di atas 70 dB dalam jangka waktu lama bisa merusak pendengaran. 

Suara keras di atas 120 dB bisa menyebabkan kerusakan langsung pada telinga. 

Lansia perlu menghindari suara mesin cuci, sepeda motor, musik dengan volume penuh pada ponsel, dan suara sirene dalam jarak dekat yang memiliki tingkat kebisingan 70 dB - 120 dB.

Suara-suara itu bisa memicu gangguan pendengaran pada lansia. 

2. Menggunakan pelindung telinga 

Meski tidak mudah, lansia perlu menghindari suara-suara bising yang bisa mempercepat presbikusis. 

Pelindung telinga seperti earplug atau earmuff bisa digunakan lansia agar tekanan dari suara-suara keras sedikit berkurang. 

3. Cek kesehatan telinga secara rutin


Cek kesehatan telinga secara rutin untuk memastikan presbikusis tidak semakin memburuk dan mengetahui gangguan pendengaran lain yang mungkin terjadi. 

Dikutip dari Medline Plus, cek pendengaran bisa dilakukan saat lansia mengalami kesulitan mendengar orang di sekitar, harus menaikkan volume televisi dan sering meminta orang mengulangi perkataan.  

Selain itu, sulit mendegar di area bising atau ramai, sulit membedakan suara tertentu dan suara berdenging di telinga. 

Dengan mengunjungi dokter, lansia bisa menyampaikan  keluhan pada telinga dan cara merawat telinga. 

Dalam kasus presbikusis parah, dokter biasanya menyarankan alat bantu dengar atau berlatih membaca gerak bibir. Tujuannya agar lansia tetap bisa berkomunikasi.*** 

*Ilustrasi - Gangguan pendengaran pada lansia.(Pixabay)

Video Lansia Online


 


ARTIKEL LAINNYA

Mengapa Kecepatan Berjalan Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Lansia?

Home Care Semakin Populer, Apa Keuntungan dan Tantangannya?

Cekcok Sampai Bawa Sajam, Kenapa Bisa Terjadi pada Lansia?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026