
Geriatri.id - Banyak lansia mengalami gangguan pendengaran. Umumnya gangguan pendengaran ditandai dengan berkurangnya kemampuan pendengaran secara bertahap.
Berkurangnya kemampuan pendengaran tidak hanya karena faktor usia semata.
Dilansir Mayo Clinic, gejala gangguan pendengaran diantaranya suara dan ucapan terdengar seperti diredam dan susah mengerti ucapan orang lain, terutama di keramaian.
Gejala lainnya, sering meminta orang lain mengulangi percakapan atau bicara lebih keras, butuh volume tinggi untuk mendengar suara televisi atau telepon dan nenarik diri dari percakapan.
Berikut beberapa penyebab berkurangnya kemampuan pendengaran dikutip dari Healthy Hearing:
1. Faktor usia
Presbikusis atau age related hearing impairment (ARHL) adalah gangguan pendengaran pada usia lanjut akibat proses penuaan organ pendengaran yang terjadi secara berangsur-angsur dan bilateral.
Kondisi ini terutama dialami lansia penderita penyakit jantung dan hipertensi.
2. Paparan suara bising
Paparan suara bising lalu lintas, mesin industri, musik, atau penggunaan headset dan headphone dalam waktu lama bisa menyebabkan gangguan pendengaran.
3. Penyakit tertentu
Sejumlah penyakit seperti meniere, infeksi telinga, gangguan tulang telinga atau otosklerosis bisa menurunkan kemampuan pendengaran.
4. Efek samping mengonsumsi obat tertentu
Beberapa obat seperti antibiotik jenis aminoglikosida, obat diuretik dan obat kemoterapi memiliki efek samping berkurangnya kemampuan pendengaran.
5. Cedera kepala atau tumor
Trauma kepala akibat kecelakaan atau penyakit tumor juga bisa menjadi penyebab berkurangnya kemampuan pendengaran.
Konsultasikan ke dokter jika mengalami gangguan pendengaran, apalagi jika terjadi secara tiba-tiba atau mengganggu aktivitas keseharian.
Jika tidak segera ditangani, maslah ini bisa memicu depresi dan menurunkan kualitas hidup.***
Ilustrasi - Banyak lansia mengalami gangguan pendengaran.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri