
Geriatri.id - Permainan puzzle digital tidak hanya sekadar hiburan tetapi juga membantu kelompok lanjut usia (lansia) menjaga daya ingat.
Sebuah studi baru menemukan kemampuan mengingat lansia yang rutin memainkan puzzle digital sama dengan orang berusia dua puluhan tahun. Studi itu dilakukan University of York.
Selain itu, lansia yang memainkan puzzle digital memiliki kemampuan lebih dalam menjaga daya ingat.
Fokus penelitian ini adalah perbedaan kemampuan mental kelompok umur yang berkaitan dengan memori kerja.
Memori kerja akan menurun seiring bertambahnya usia. Penelitian sebelumnya menemukan jenis stimulasi mental tertentu dapat membantu memperlambat penurunan memori kerja.
Peneliti psikologi di University of York, Fiona McNab, mengungkapkan penelitian menemukan pada orang dewasa yang lebih tua, strategi permainan tertentu seperti perencanaan dan pemecahan masalah lebih bermanfaat dibanding elemen tindakan.
Penelitian ini melibatkan orang dewasa tua dan muda yang memainkan game digital.
Dalam penelitian ini, peneliti menguji beberapa permainan digital mulai dari puzzle hingga game strategi.
Tujuannya untuk melihat jenis permainan mana yang memiliki dampak paling signifikan terhadap ingatan.***
Ilustrasi - Manfaat permainan puzzle bagi lansia.(Pixabay)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri